Forum Komunitas Tanaman Hias Indonesia



Tulisan Terbaru

Halaman: 1 ... 8 9 [10]
91
Obrolan Ringan / Re:Kebaikan Pepaya Bagi Kesehatan
« Tulisan terakhir oleh alexin pada Pebruari 12, 2016, 01:56:40 AM »
apa benar kalau makan pepaya terlalu banyak juga berbahaya? Saya sehari makan pepaya bisa setengah buah, apalagi kalau matangnya pass!
92
Artikel tentang Tanaman Hias / Re:Allamanda, Si Cantik Yang Hijau Sepanjang Tahun
« Tulisan terakhir oleh alexin pada Pebruari 12, 2016, 01:53:28 AM »
aku memang pernah baca akarnya bisa buat hepatitis.. berarti mengandung curcuma begitu?
93
Artikel tentang Tanaman Hias / Fakta Dibalik Bunga Mawar Hitam
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Pebruari 10, 2016, 03:25:42 AM »


Mawar merupakan salah satu jenis tanaman bunga hias yang mempunyai batang berduri. Selama ini mawar juga dikenal sebagai ratu bunga yang melambangkan kehidupan suatu peradaban manusia. Tanaman mawar berasal dari dataran Eropa Timur, yang kemudian berkembang ke dataran Cina dan Timur Tengah. Setelah itu, perkembangannya sangat pesat dan kemudian menyebar luas ke daerah-daerah beriklim dingin (subtropis) dan daerah panas (tropis).



Salah satu jenis bunga mawar yang cukup populer adalah bunga mawar hitam. Para peminat bunga yang satu ini ternyata sangat banyak, mereka umumnya menyukainya karena terbilang cukup unik dari jenis mawar lainnya. Disamping unik, ada beberapa orang tertentu yang memanfaatkan bunga mawar hitam untuk tujuan-tujuan tertentu.
Di antara berbagai jenis bunga mawar, boleh jadi saat ini keberadaan jenis bunga mawar hitam adalah yang paling langka dibandingkan jenis bunga mawar lainnya. Keberadaan bunga mawar hitam selama ini identik dengan ilmu hitam atau digunakan untuk bahan sesaji dalam ritual-ritual tertentu, dan ancaman kematian atau pembunuhan. Selain itu penggunaan bunga mawar hitam juga melambangkan perpisahan, akhir dari suatu hubungan, atau berakhirnya suatu kerjasama.



Bunga mawar hitam hanya ditemukan di pedalaman hutan-hutan belantara yang bersuhu sejuk dengan curah hujan tinggi. Biasanya bunga mawar hitam tumbuh sebagai parasit dengan menempel pada batang atau akar pohon berukuran besar. Namun, apa yang telah kita kenal selama ini sebagai bunga mawar hitam tidak lain adalah jenis dari bunga mawar merah yang mempunyai intensitas warna merah yang sangat banyak atau pekat. Kepekatan warna merah dari jenis bunga mawar merah tersebut disebabkan oleh kandungan pigmen antosianin dan senyawa flavonoid yang sangat tinggi. banyak penyebab yang menjadikan jenis bunga mawar merah tersebut memiliki kepekatan warna yang tinggi sehingga terlihat seperti sebuah bunga mawar hitam. Di antaranya, varian atau spesies jenis bunga, cuaca, sinar matahari, kandungan substrat tempat tumbuh, dan kelainan genetik.



Habitat bunga mawar hitam banyak ditemukan di pedalaman hutan yang sedkit mendapat sinar matahari, cuaca di lingkungan hutan yang sering hujan dan bersuhu dingin. Hal ini karena dengan sedikit intensitas dari cahaya matahari yang menyinari tanaman mawar merah akan membuat penumpukan terhadap kadar antosianin menjadi banyak sehingga tidak terurai atau teroksidasi. Begitu juga pengaruhnya dengan cuaca, seperti udara dingin. Udara dingin akan membuat reaksi metabolisme atau penguraian senyawa pigmen oleh enzim tanaman menjadi lambat sehingga warna yang dihasilkan tidak menjadi cepat rusak. Oleh karena itu, mengapa tanaman bunga mawar hitam hanya ditemukan di daerah tersebut. Namun demikian, para peneliti tanaman juga sangat antusias meneliti kemungkinan pengembangan varietas baru bunga mawar hitam dari penyilangan jenis-jenis mawar tertentu. Jadi, suatu hari nanti kita dapat melihat varietas baru murni jenis tanaman bunga mawar hitam yang dapat dibeli di toko-toko tanaman bunga.


Sumber Artikel: http://sudut-bacaan.blogspot.co.id/
94
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Cara Membuat dan Merawat Tanaman Bonsai
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Pebruari 10, 2016, 03:13:01 AM »


Bonsai merupakan salah satu metode atau sebutan bagi tanaman yang dikerdilkan. Bonsai ini digemari karena unik dan menarik. Tanaman bonsai biasanya dijadikan sebagai tanaman hias yang diletakkan di ruangan atau teras rumah.

Banyak orang yang ingin membuat bonsai namun masih bingung bagaimana cara membuatnya. Sebenarnya untuk bisa membuat tanaman bonsai tak semudah yang kita lihat. Perlu waktu yang lama, hingga bertahun-tahun untuk bisa menciptakan sebuah tanaman bonsai.

Pada umumnya untuk bisa mendapatkan tanaman bonsai membutuhkan waktu minimal 2 hingga 4 tahun tergantung jenis tanaman dan ukuran. Berikut cara yang bisa digunakan untuk membuat tanaman bonsai.

Pemotongan



Agar mendapatkan hasil yang memuaskan, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan pemotongan. Pemotongan dilakukan pada batang yang kurang sehat atau pertumbuhannya kurang bagus. Namun dalam pemotongan tidak boleh sembarangan. Harus mempertimbangkan pertumbuhan dari tanaman itu sendiri.

Pengawatan



Selain pemotongan, hal yang bisa dilakukan adalah pengawatan. Pengawatan ini pertujuan untuk membentuk pola tumbuh dari tanaman yang akan dijadikan bonsai. Pengawatan yang baik harus dilakukan dengan teliti, jangan sampai terlalu kencang, dan jangan sampai terlalu longgar.

Penempatan di Pot



Penempatan tanaman pada pot tidak harus diposisikan di tengah tengah pot, namun harus disesuaikan dengan pola tumbuh yang ingin dibuat. Selain itu pilih model pot sesuai dengan pola tumbuh tanaman, bisa lonjong atau oval, kotak, atau bulat.

Menciptakan Kesan Tua



Salah satu nilai tambah dari bonsen apabila terlihat tua. Tak heran bonsai yang nampak tua memiliki harga yang sangat mahal. Bonsai tua dikenai dari pertumbuhan cabang yang rata dan merunduk sampai menyentuh tanah.


Setelah tahu bagaimana cara membuat tanaman bonsai, sekarang yang perlu dilakukan adalah merawat tanmaan bonsai. Sebenarnya cara merawat bonsai tak jauh berbeda dengan merawatan tanaman lainnya. Berikut ulasan lengkapnya.

Penyiraman
Bonsai memerlukan asupan air yang cukup untuk tumbuh utamanya saat musim panas. Lakukan penyiraman pada saat pagi dan sore hari. Gunakan air yang bersih dan sehat.

Pemupukan
Selain penyiraman, tanaman bonsai juga memerlukan pemupukan untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh tanaman. Pemupukan bisa dilakuakn secara berkala setiap satu bulan sekali dengan menggunakan pupuk NPK atau urea.

Penyiangan
Penyiangan tanaman bonsai dilakukan setiap hari. Tujuannya adalah membersihkan tanaman dari hama dan gulma. Selain itu lakukan pemangkasan terhadap daun daun yang kering dan cabang yang tumbuhnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Pemangkasan bisa dilakukan setiap 2 hingga 3 bulan sekali.

Pembukaan Kawat
Yang harus dilakukan dalam merawatan bonsai adalah pembukaan kawat yang mulai masuk ke dalam batang tanaman bonsai. Lakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan luka pada tanaman.


Sumber Artikel: http://jokowarino.id/
95
Obrolan Ringan / Kandungan dan Manfaat Bunga Rosella untuk Kesehatan
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Pebruari 10, 2016, 02:59:00 AM »


Hibiscus Sabdariffa atau yang sering disebut dengan Rosella ini saat ini memang begitu terkenal. Ternyata bunga rosella memiliki banyak sekali khasiat untuk kesehatan manusia. Namun sayangnya ada banyak orang yang belum tahu akan khasiat dari bunga rosella. Bunga ini sendiri sebenarnya bukan asli Indonesia namun ia sangat tumbuh subur di Indonesia. Awalnya tanaman ini sering dijadikan sebagai tanaman hias yang sangat cantik di dalam rumah. Namun seiring dengan berkembangnya jaman dan banyaknya penelitian, ternyata bunga rosella ini bisa dijadikan minuman pengobatan.


 
Kandungan Bunga Rosella
Selain digunakan sebagai minuman, ternyata bunga rosella bisa digunakan menjadi selai, jeli, ataupun teh. Bagian dari bunga rosella yang sangat bermanfaat untuk kesehatan yakni biji bunga dan kelopak bunga. Ternyata setelah diadakan penelitian, bunga rosella ini memiliki berbagai macam kandungan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Berbagai macam kandungan dari bunga rosella sendiri ialah:

Senyawa. Di senyawa rosella terdapat campuran dari malat dan asam sitrat hingga 13%, selain itu ada pula anthocyanin gossipetin hingga 2%, ada pula vitamin C, protein.

Asam lemak. Untuk kandungan asam lemak yang berada di dalam biji rosella seperti asam miristin sebanyak 2,1%, palmitin hingga 35,2%, asam palmitolik hingga 2%, stearat 3,4%, linoleat hingga 14,4% dan oleat sebanyak 34%.

Kandungan sterol. Kandungan sterol yang terdapat di minyak biji bunga rosella ialah b-sitosterol hingga 61,3%, kolesterol 5,1%, ergosterol 3,2%, dan kampasterol 15,5%.



Manfaat Bunga Rosella
Agar Anda mendapatkan manfaat optimal dari bunga rosella ini, Anda bisa merebus 3 hingga 5 kelopak rosella ke dalam segelas air, tambah sedikit gula ataupun madu. Selain bisa disajikan dalam keadaan hangat, Anda juga bisa menyajikan bunga rosella dengan menambahkan es batu. Bunga rosella juga bisa digunakan menjadi sirup atau pun minuman kesehatan yang bisa Anda nikmati sehari-hari.

Khasiat Bunga Rosella untuk Kecantikan
Bunga rosella ini ternyata juga bisa digunakan untuk membantu menyehatkan kulit. Bila usia Anda tidak muda lagi, pasti Anda akan menggunakan berbagai macam cara untuk dapat meremajakan kulit. Bunga rosella ini bisa Anda jadikan untuk proses peremajaan kulit. Dalam waktu yang singkat kulit Anda akan terlihat lebih kencang dan cerah. Hal ini dikarenakan bunga rosella mempunyai kandungan asam amino, protein esensial, serta vitamin C yang akan menyulap kulit Anda menjadi lebih sehat dan kencang.



Selain berguna sebagai kecantikan, ternyata bunga rosella juga bisa Anda gunakan untuk kesehatan tubuh, seperti:

Menormalkan tekanan darah
Bila Anda memiliki tekanan darah yang kurang normal, Anda bisa menormalkannya dengan menggunakan bunga rosella. Bunga ini akan membantu menstabilkan tekanan darah sehingga Anda akan terhindar dari penyakit mematikan seperti jantung.

Pencegah pengeroposan tulang
Bunga rosella juga mempunyai kandungan seperti kalsium, kalium, vitamin D dan zat besi. Kandungan yang sangat menakjubkan ini akan membantu Anda untuk mencegah pengeroposan tulang untuk orang yang telah berusia lanjut.

Melindungi dari penyakit degeneratif
Kandungan senyawa seperti zat fenolik yang berguna sebagai antioksidan di bunga rosella memang sangat menakjubkan. Khasiat dari zat ini tubuh Anda akan lebih terlindungi dari berbagai macam penyakit degeneratif yang sering muncul di tubuh manusia seperti kanker hingga diabetes.

Melancarkan buang air
Bunga rosella yang mempunyai kandungan serat yang begitu tinggi juga memiliki khasiat sebagai pelancar buang air besar. Dengan pengonsumsian secara teratur.


Sumber Artikel: http://manfaatnyasehat.com/
96
Artikel tentang Tanaman Hias / Bunga Asoka, Si Pengusir Sedih
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Pebruari 01, 2016, 03:52:32 AM »


Kata “Asoka” boleh jadi sudah sering Anda dengar. Kata ini berasal dari bahasa Sanskerta dan berarti bebas dari kesedihan (soka berarti sedih, a berarti tanpa). Dalam lafal yang sama, kajian sejarah mencatat seorang raja bernama Ashoka. Cukup menarik mengkaji kisah raja tersebut. Namun pada kesempatan ini, yang hendak kita urai adalah Asoka si pohon dengan bunga indah. Konon kabarnya, tokoh yang menyebarkan agama Buddha lahir persis di bawah pohon bunga Asoka ini.



Mengenal Asoka Lebih Dekat

Asoka yang memiliki nama ilmiah Sarca Indica merupakan tanaman dari family Caesalpiniaceae. Bunga asoka ini merupakan salah satu tanaman suci di India. Bunga asoka ini memiliki warna yang beragam seperti warna merah, oranye dan kuning. Biasanya bunga ini dijadikan tanaman hias karena daunnya dapat dibentuk dan bunganya sangat indah.

Di Indonesia, dikenal dua jenis bunga asoka, yakni pohon asoka yang tumbuh menjulang tinggi tanpa ranting atau disebut juga glodokan tiang (Polyalthia Longifolia) dan asoka biasa (Polyalthia sp.) yang memiliki ranting dan berdaun runcing. Biasanya tanaman ini digunakan untuk penghijaun maupun tanaman hias. Orang-orang Eropa sering menyebut tanaman ini Flame of the Wood atau api dari hutan karena warna bunganya yang cerah serta mencolok layaknya api. Mengapa hutan? Sebab, konon bunga Asoka pertama kali ditemukan tumbuh liar di hutan.  Sebagai bunga, Asoka cukup populer dijadikan tanaman hias. Di Indonesia sendiri, cukup mudah mendapati Asoka tumbuh subur di pekarangan penduduk. Perawatan yang mudah serta tampilan bunganya yang cantik memang memaksa banyak orang untuk jatuh hati.



Dari tampilan fisik, bunga Asoka memiliki ciri-ciri antara lain:
a) Berbatang tegak, dengan pohon berkayu bulat. Sistem percabangannya simpodial dan berwarna putih kotor.
b) Bagian daun bunga Asoka cenderung lonjong dengan bagian pangkal meruncing. Daun ini bersifat tunggal dan pertulangannya menyirip.
c) Bunga asoka bisa dijumpai dalam berbagai warna antara lain merah muda, merah terang hingga oranye. Bunga ini bersifat majemuk, berkelamin dua dengan kelompak serupa corong. Benang sarinya berjumlah empat dan bagian kepala sarinya melekat pada bagian mahkota.
d) Akar bunga asoka bersifat tunggang, warnanya kecoklatan.
Bunga Asoka masuk ke dalam kerabat Fabaceae atau polong-polongan. Jadi, Anda juga bisa menjumpai biji pada tanaman ini.

Tak Sekedar Hiasan



Tak banyak yang tahu, selain bermanfaat sebagai tanaman hias, ternyata bunga Asoka juga memiliki sejumlah khasiat terutama bagi kesehatan. Sifat mujarab-nya ini berasal dari senyawa hematoksilin pada bagian bunga dan kulit kayunya. Selain hemaktosilin, bunga Asoka juga mengandung tannin yang melimpah, zat besi serta unsur organik pembangun tubuh lainnya.

Adapun khasiat bunga Asoka yang sudah banyak dibuktikan orang-orang, antara lain:
1) Untuk mengobati gejala disentri hemoragik. Caranya dengan menumbuk halus bunga Asoka dan dicampur dengan air bersih.
2) Untuk mengatasi haid yang tidak lancar. Caranya dengan meminum hasil rebusan bagian bunga Asoka yang telah dicapur dengan mawar juga daging dalam tanaman lidah buaya.
3) Untuk mengusir kram pada betis. Caranya yakni dengan meminum air rebusan bunga Asoka yang sebelumnya telah dicampurkan dengan daun sembung juga bunga mawar.
4) Untuk mengobati luka yang memar. Caranya adalah dengan merebus bunga Asoka bersama dengan kelopak mawar dan juga umbi daun dewa. Minum teratur.


Sumber Artikel: http://sudut-bacaan.blogspot.co.id/ , http://www.biodiversitywarriors.org/
Sumber Gambar: https://scontent.cdninstagram.com/
http://obatpanasdalam.com/
http://www.gambargratis.com/
https://nimadesriandani.files.wordpress.com/
97
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Cara Menanam Buah Naga Di Pot
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Pebruari 01, 2016, 03:36:13 AM »


jika anda ingin menikmati buah naga secara gratis, atau menanmnya dalam jumlah yang kecil. Itu mudah saja… anda bisa saja menanamnya dipot. Selain anda bisa menikmati buahnya, buah naga ini juga akan menghiasi rumah nada. Kelebihan yang lain adalah tanaman ini bisa anda pindah-pindah sesuai keinginan anda..

1. Menyiapkan Pot



Anda bisa menggunakan berbagai jenis pot dari bahan semen, plastic, tanah liat atau drum bekas yang dipotong. Tetapi menurut pengalaman, pot dari bahan tanah liat adalah yang paling ideal karena tanaman buah naga membutuhkan perubahan suhu yang drastic dari siang ke malam dalam proses pembungaan. Ukuran pot yang digunakan semakin besar semakin baik, minimal berdiameter sekitar 40cm.

2. Menyiapkan Tiang Panjatan



Tanaman buah naga membutuhkan tiang panjatan untuk menopang supaya tidak roboh. Nantinya tiang ini akan dililit akar udara dan akan menopang beberapa cabang produksi yang berat yang tentu saja perlu dipilih dari bahan yang kuat tetapi juga perlu diperhatikan jangan sampai pot tidak bisa menahan beban berat tiang panjatan.

Sebaiknya tiang panjatan dibuat dari besi beton berdiameter 8-10 cm, atau balok kayu yang kuat dan tahan lama karena usia buah naga yang bisa mencapai puluhan tahun. Tinggi tiang antara 150-200 cm disesuaikan dengan besar pot. Pada bagian bawah tiang diberi kaki-kaki penguat agar nantinya bisa kuat dan tidak mudah goyah. Untuk tiang dari besi beton, bagian yang terpendam dalam tanah bisa diberi aspal untuk menghindari karat. Untuk bagian atas tiang diberi piringan yang berbentuk seperti stir mobil yang berfungsi untuk menyangga cabang-cabang produksi yang banyak.

3. Media Tanam



Setelah pot dan tiang panjatan sudah selesai disiapkan, selanjutnya adalah menyiapkan media tanam. Bahan-bahannya adalah pasir, tanah, pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 2:1:3:1. Anda juga bisa menambahkan bubuk batu bata merah secukupnya dan dolomit (kapur pertanian) sebanyak 100 g dicampur rata dengan bahan-bahan tersebut. Kemudian media tanam disiram dengan air hingga kondisi jenuh dan dibiarkan selama sehari semalam.

4. Penanaman bibit




Bibit sebaiknya dipilih yang besar, dari batang tua yang berwarna hijau tua keabuan dan bebas dari penyakit. Idealnya panjang bibit yang ditanam minimal 30 cm. Selanjutnya bibit ditanam disekitar tiang panjatan dengan kedalaman 10 cm, jangan terlalu dalam karena akan mengakibatkan pertumbuhan yang kurang bagus. Setelah ditanam media tanam ditekan-tekan agar bibit tidak mudah roboh. Selanjutnya media tanam disiram dengan air dan diletakkan ditempat terbuka tidak ternaungi yang terkena sinar matahari langsung.

5. Pemeliharaan Tanaman



Pemeliharaan tanaman buah naga yang ditanam di pot tidak jauh beda dengan buah naga yang ditanam dikebun yaitu meliputi pemupukan, penyiraman dan pemangkasan cabang yang tidak diperlukan ( untuk lebih lengkapnya bisa dibaca di http://www.buahnaga.us ) .Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah tanaman dipastikan menempel dengan baik pada tiang panjatan dan tidak roboh, oleh karena itu perlu dilakukan pengikatan batang buah naga pada tiang dengan menggunakan tali atau kawat dengan bentuk ikatan seperti angka ‘8’ tidak boleh terlalu kencang karena bisa merusak batang atau cabang seiring pertumbuhannya yang semakin membesar.

Cukup mudah bukan, silahkan anda mencoba di halam rumah anda. Semoga berhasil



Sumber Artikel: http://tipspetani.blogspot.co.id/

Sumber Gambar: http://buahnagapot.blogspot.com
http://tips-ukm.com/
http://www.daunafrika.com/
98
Obrolan Ringan / Inilah Manfaat Buah Durian untuk Kesehatan Tubuh
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Pebruari 01, 2016, 03:18:12 AM »


Siapa yang tidak tahu dengan buah durian? Meskipun memiliki bau yang menyengat, durian masih saja menjadi salah satu buah yang paling disukai oleh masyarakat, terutama Indonesia. Secara fisik buah ini memiliki kulit berduri yang tajam, bau menyengat dan buahnya yang berwarna kuning. Tahukah Anda bahwa buah durian juga dikenal sebagai raja dari segala buah-buahan atau king of fruit? Hal ini dikarenakan buah ini kaya akan nutrisi, seperti serat, karbohidrat, vitamin B1, B2, vitamin C, fosfor, protein, kalsium, kalium dan masih banyak lagi.

Dengan kandungan nutrisi yang sebanyak itu, tentu saja buah ini memiliki beberapa manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah manfaat buah durian bagi kesehatan tubuh Anda.

Inilah khasiat buah durian untuk kesehatan

Menghambat pertumbuhan kanker

Manfaat yang pertama adalah berguna untuk menghambat pertumbuhan kanker. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Deparment of Pharmacology & Toxicology, School of Medicine, State University of New York di Bufallo menyatakan bahwa buah durian memiliki zat phytosterol yang memiliki beberapa manfaat seperti memperbaiki ketahanan tubuh terhadap kanker, memperbaiki reaksi anti tumor pada tubuh serta menghambat pertumbuhan tumor dan kanker.

Mencegah stres dan depresi

Yang kedua adalah berguna untuk mencegah stres dan depresi. Stres merupakan salah satu kondisi dimana tubuh sangat rentan terhadap suatu penyakit. Namun Anda jangan khawatir, karena buah durian memiliki kandungan tryptopan yang sangat ampuh untuk membentuk serotonin, melatonin dan juga niacin. Ketiganya memiliki peranan untuk mencegah stres, depresi, rasa sakit hingga susah tidur.

Mencegah tekanan darah tinggi

Manfaat buah durian selanjutnya adalah berguna untuk mencegah tekanan darah tinggi. Seperti yang sudah dijelaskan tadi, buah durian memiliki kandungan kalium yang sangat tinggi namun rendah kadar garam. Oleh karena itu buah durian berguna untuk mencegah tekanan darah tinggi. US Food and Drug Administration juga menyatakan bahwa buah ini sangat ampuh untuk mencegah tekanan darah tinggi dan stroke.

Melancarkan pencernaan

Berikutnya adalah memiliki manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan. Bagi Anda yang ingin memiliki perut rata dan tidak buncit, konsumsilah makanan kaya serat salah satunya yaitu buah durian. Selain dapat melancarkan buang air besar, makanan berserat juga mengurangi resiko terkena kanker usus.

Mencegah anemia

Mengonsumsi durian dengan takaran yang tepat juga dapat mencegah anemia. Hal ini dikarenakan buah durian kaya akan zat besi. Selain itu, kandungan nutrisi dalam buah durian juga dapat merangsang produksi hemoglobin dalam darah sehingga dapat mencegah dan mengatasi seseorang yang terkena anemia.

Nah itulah beberapa manfaat buah durian bagi kesehatan. selain itu durian juga bermanfaat untuk kesehatan kulit, menjaga kesehatan tiroid, menjaga nafsu makan serta menjaga kesehatan gigi dan mulut.


Sumber Artikel: http://disehat.com/
99
Artikel tentang Tanaman Hias / Mengenal Tanaman Tillandsia yang Tidak Perlu Disiram
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Januari 28, 2016, 03:49:14 AM »


Anda tahu tanaman Tillandsia yang dikenal dengan sebutan air plant? Ya tanaman ini mendapat julukan itu karena kemampuannya yang dapat hidup tanpa media tanam. Serupa dengan kelompok anggrek, tanaman berbunga sederhana ini tergolong tanaman epifit atau menempel pada tumbuhan inang tanpa merugikannya.

Tanaman Tillandsia termasuk kelompok nanas-nanasan. Meskipun begitu ia tidak menghasilkan buah seperti namas, malahan termasuk tanaman hias daun yang memiliki bunga yang kurang menarik. Tanaman ini memiliki bulu-bulu halus di sekujur tubuhnya, dan bulu-bulu ini sangat bermanfaat menangkap uap air dan debu-debu yang mengandung hara. Akar tanaman tidak digunakan untuk mencari dan menyerap unsur hara, fungsinya justru untuk berpegang pada pohon inang.

Dalam dunia dekorasi rumah, tanaman Tillandsia ini sangat unik dan cantik. Cara mendapatkannya tidak mudah dan harganya pun tidak murah. Biasanya tanaman direkatkan pada sepotong kayu, batang pakis hingga yang paling ekstrim yaitu dijadikan miniatur taman di atas batu.

Perawatan tanaman pun terbilang sangat mudah, jika Anda memiliki tanaman anggrek di rumah pasti tidak akan kesulitan mengurus tanaman air plant ini. Bagaimana tidak, cara perawatannya tidak berbeda jauh satu sama lain. Anda hanya perlu membuatkannya naungan dan menyemprotnya setiap hari. Lebih mudah lagi jika Anda hidup di daerah dengan udara yang dingin lembab seperti di puncak-Bogor, bisa-bisa Anda tidak perlu lagi melakukan penyemprotan berkala.



Perbanyakan tanaman Tillandsia terbilang mudah juga. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan cara split / memisahkan anakan yang muncul. Anakan-anakan Tillandsia biasanya muncul setelah selesai masa berbunga.

Anakan dipisah dengan mengikutkan 2-3 anakan yang sudah cukup besar agar tidak terlalu “stress”. Biasanya kegagalan pemisahan anakan jika anakan yang dipisah jumlahnya 1-2 buah dan ukurannya belum cukup tua untuk dipisah. Setelah itu Anda bisa menempelkannya di pohon sebagai inang, potongan kayu atau batang pakis yang sebelumnya telah dicuci bersih.

Jika Anda berminat memiliki tanaman Tillandsia ini, coba untuk mencari di penjual tanaman yang berada di daerah dingin dan lembab. Biasanya Anda perlu mengunjungi beberapa pedagang dan menanyakannya sebab tanaman ini tergolong sulit didapat.


Sumber Artikel: http://www.kompasiana.com/masrahmat/
100
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Tips Merawat Tanaman Pucuk Merah
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Januari 28, 2016, 03:34:19 AM »


Pucuk merah atau dengan nama latin Syzygium oleana merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang saat ini tengah populer di Indonesia. Jika dilihat sekilas, bentuk tajuk dan daun dari tanaman ini memang mirip dengan tanaman cengkeh, namun jika dilihat dengan seksama ataupun dicium tanaman ini tentu memiliki perbedaan dari tanaman cengkeh.

Dikenal dengan nama pucuk merah, dikarenakan tanaman ini memiliki daun yang tumbuh rapat berwarna hijau dan merah. Warna merah pada tanaman ini akan terlihat saat tunas daun baru tumbuh pada bagian pucuk, yang kemnudian akan berubah menjadi warna coklat, dan terakhir berubah menjadi warna hijau saat daun semakin tua. Pucuk merah dapat hidup hingga puluhan tahun, dengan diameter bisa mencapai 30 cm dan tinggi mencapai 7 meter.

Dengan berbagai keistimewaannya, memiliki tanaman pucuk merah untuk membuat suasana lingkungan tampak hijau dan asri tentu harus diimbangi dengan perawatan yang baik dan benar. untuk itu berikut adalah berbagai tips merawat tanaman pucuk merah:



Pemilihan Media Tanam

Mengingat pucuk merah dapat tumbuh cukup besar, sebaiknya tanaman ini tidak ditanam didalam pot agar bisa tumbuh secara maksimal. Jika ditanam secara berjajar berilah jarak 50-150cm antara pucuk merah satu dengan lainnya.

Bila tidak memiliki luas tanah yang cukup, maka barulah media pot dapat menjadi alternatif untuk menanam pucuk merah. Adapun, jika menanam pucuk merah dalam media pot harus diimbangi dengan pengawasan pertumbuhan tanaman, yakni jika pucuk merah mulai terlihat tumbuh besar maka segeralah pindah tanaman tersebut ke media pot yang lebih besar.


Sinar Matahari

Agar pucuk merah dapat tumbuh maksimal dan indah, tanam atau tempatkanlah pucuk merah ditempat yang banyak terkena sinar matahari. Hal ini akan membuat tanaman terus menghasilkan tunas dan daun yang berwarna merah.


Pemotesan dan Pemangkasan

Agar pucuk merah tetap indah dan tetap menghasilkan pucuk-pucuk baru yang berwarna merah, perlu dilakukan pemotesan secara berkala terhadap daun-daun yang sudah tua (tidak merah). Adapun saat melakukan pemotesan sebaiknya dilakukan tepat dibagian ruas cabang, yang mana agar tunas baru bisa segera tumbuh dari bagian ruas yang telah dipotes. Pemotesan ini dapat dilakukan secara berkala dengan waktu minimal 2 minggu sekali.

Untuk mendapatkan bentuk tajuk yang indah dari tanaman ini sesuai keinginan tentu perlu dilakukan pemangkasan secara rutin, yakni 2-3 bulan sekali. Pangkaslah sesuai keinginan, mulai dari berbentuk kotak, cemara, bulat, ataupun bentuk lainnya.


Penyiraman dan Pemupukan

Lakukanlah penyiraman setiap hari untuk menjaga pertumbuhan dan kesuburan pucuk merah. Selain itu berilah pupuk secara berkala, yakni minimal 2 bulan sekali agar tanaman tetap dapat tumbuh sehat dan baik.


Sumber Artikel: http://www.uriflorist.com/
Sumber Gambar: https://hiasantamanrumah.files.wordpress.com/ , http://static.ciputraentrepreneurship.com/
Halaman: 1 ... 8 9 [10]


Copyright © Forum Komunitas Tanaman Hias Indonesia