Forum Komunitas Tanaman Hias Indonesia



Tulisan Terbaru

Halaman: 1 ... 8 9 [10]
91
Obrolan Ringan / Jaga kesehatan tubuh saat puasa dengan minum susu Kayu Manis
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Juni 19, 2016, 10:28:58 PM »
Oleh: Febrianti Diah Kusumaningrum


Rempah-rempah merupakan tanaman yang memiliki beragam manfaat ajaib untuk kesehatan maupun menambah rasa dan aroma makanan. Beruntung, Indonesia termasuk negara yang dianugerahi keanekaragaman rempah-rempah. Dan salah satunya yang cukup terkenal adalah kayu manis.

Kayu manis hadir dengan senyawa alami yang membuatnya memiliki sifat obat. Saat dicampurkan ke dalam susu, maka susu kayu manis mampu menjaga kesehatan tubuhmu terutama saat puasa seperti sekarang ini.

Jadi, manfaat sehat apa saja yang terkandung di dalam susu kayu manis? Berikut adalah penjelasannya.

Meningkatkan kesehatan pencernaan

Kesehatan pencernaan adalah hal penting yang wajib dijaga saat bulan puasa. Salah satunya adalah dengan minum susu kayu manis. Senyawa unik di dalamnya dapat secara efektif menenangkan kejang gastrointestinal dan mengurangi ketidaknyamanan di perut yang disebabkan oleh gangguan pencernaan.


Mengontrol tingkat gula darah

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa senyawa alami yang ada di dalam kayu manis mampu mengontrol tingkat gula darah khususnya bagi mereka yang menderita diabetes tipe 2.


Mengenyahkan insomnia

Kamu sering mengalami insomnia apalagi di bulan Ramadan seperti saat ini? Padahal sebenarnya kamu tubuh tidur yang nyenyak agar bisa bangun sahur dengan tepat waktu. Well, cobalah untuk minum susu kayu manis saat akan tidur sebab minuman ini bisa membantumu dalam mengenyahkan insomnia.


Mempercantik rambut dan kulit

Minum susu kayu manis sangat bermanfaat untuk wanita sebab mampu mempercantik rambut dan kulit. Sebabnya susu kayu manis mengandung sifat antibakteri yang bisa membuat rambut dan kulitmu bersinar.


Memperkuat tulang

Minum susu kayu manis sudah sejak lama dikenal bermanfaat untuk memperkuat tulang. Bahkan beberapa peneliti mengatakan bahwa minum susu ini mampu mencegah masalah yang berkaitan dengan kesehatan tulang seperti arthritis.


Meminimalkan gigi berlubang

Sifat anti bakteri yang ada di dalam kayu manis dapat menghancurkan bakteri yang menjadi penyebab gigi berlubang.


Mengobati flu

Manfaat lainnya dari susu kayu manis adalah bisa menjadi obat alami untuk mencegah pilek dan flu. Sebab susu kayu manis yang anti bakteri mampu melindungi tubuh dari serangan virus penyebab pilek.



Sumber Gamabar dan Artikel: http://www.merdeka.com/
92
Artikel tentang Tanaman Hias / Bunga Balsam, Warna Memikat Sarat Manfaat
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Juni 15, 2016, 08:24:00 PM »
Oleh: Noverita K. Waldan


Warna-warna cantik menjadi ciri khas tanaman asli Asia ini. Ciri khas lainnya, tanaman ini mudah tumbuh dan "tidak rewel". Selain itu beberapa bagian tanamannya bisa dipakai sebagai obat P3K.

Di dunia, tanaman Impatiens balsamina Linn. dikenal sebagai bunga balsam. Di Indonesia lebih dikenal dengan nama bunga pacar air. Memiliki bunga dengan beragam warna, semisal merah muda, merah, putih, oranye, peach, atau salem. Sepintas, bentuk bunganya mirip anggrek dalam ukuran kecil dengan daun yang bergerigi.

Impatiens cukup populer sebagai tanaman hias dan banyak dijumpai di dataran tinggi, misalnya Puncak, Jawa Barat. Tingginya mencapai 30-80 centimeter. Setiap daerah di Indonesia memiliki nama lain untuk pacar air ini. Di Minangkabau (Sumatera Barat), pacar air dikenal dengan nama paruinai. Pacar cai (Sunda), kimhong (Jakarta), pacar banyu (Jawa), pacar foya (Bali), dan bunga jebelu (Halmahera Selatan).


Tanaman ini menyukai tempat teduh dan air. "Jadi, kalau rumah Anda banyak terkena sinar matahari, letakkan tanaman pacar air di bawah pohon," papar Ida Widaningsih, General Manager PT Bina Usaha Flora. Meski warna bunganya banyak, pacar air tak bagus dipakai untuk landscape. "Biasanya bagus digantung atau diletakkan di pot. Mungkin karena senang di tempat teduh untuk landscape jadi kurang bagus."

Meski Impatiens lokal pun ada di Indonesia, para pengusaha bunga masih mengimpor bibitnya dari luar negeri. "Bunga ini kan biasanya tumbuh di pinggir sungai. Tanaman yang lokal lebih tinggi, bunganya kecil, ruas batangnya kekar. Dan warna bunga tidak sebanyak dibanding bibit dari luar dengan warna yang beragam," ujar Ida.

Media tanam untuk tanaman ini tidak sulit. Pakai saja campuran tanah, kompos, sekam atau tanah, cocopeat. "Boleh juga memakai pupuk kandang." Meskipun tergolong bukan tanaman rewel, ada satu musuh utamanya, yaitu hama. Begitu terkena hama, tanaman akan langsung busuk. Jadi, awasi tanaman pacar air Anda dari segala hama pengganggu.


Rajin Berbunga

1. Impatiens adalah tanaman yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. Tanaman ini diperkenalkan di Amerika pada abad ke-19.
2. Tanaman ini juga disebut Busy lizzie (Lizzie yang sibuk) karena berbunga terus.
3. Tanaman ini sangat disukai lebah dan serangga lain yang membantu penyerbukannya.
4. Tanaman ini tidak dapat hidup di lingkungan yang kering.
5. Bagian-bagian tanaman ini bisa dipakai untuk obat, misalnya bunga untuk obat bisul, rematik, dan radang kulit. Sedangkan daunnya untuk anti-inflamasi atau mencuci luka.



Sumber Artikel: http://properti.kompas.com/
93
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Mengapa dan Kapan Tanaman Perlu Dipangkas?
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Juni 15, 2016, 08:11:28 PM »
Oleh: Cherry H. dan Don WS

Pemangkasan mutlak dilakukan agar tampilan dan tajuk tanaman selalu bagus dan taman tampak rapi.
 
Umumnya pertanyaan akan judul artikel ini bisa langsung dijawab dengan tepat dan cepat, yakni: supaya tampilan/tajuk tanaman selalu bagus dan taman tampak rapi. Bukankah manusia secara teratur juga harus memotong rambut dan kuku? Seandainya tidak, apa jadinya? Pendapat ini benar, namun beberapa faktor di bawah ini perlu juga diketahui agar dapat “tega” memangkas tanaman-tanaman yang amat disayangi.
 
Selama tanaman masih hidup, tanaman akan terus tumbuh mencapai batas ukuran yang ditakdirkan oleh alam. Tanaman bunga sepatu yang bukan dari hasil silang misalnya, bila dibiarkan bisa mencapai ketinggian 2,5 - 3 m. Setelah itu batang utamanya akan tumbuh membesar, dahan dan rantingnya pun makin banyak. Padahal ketika menanamnya, hal ini mungkin tak sempat terbayangkan.
 
Apa Manfaat Pemangkasan?

Selain memperindah dan menyeimbangkan bentuk tanaman, pada dasarnya pemangkasan merupakan upaya perawatan yang mengacu pada manfaat atau tujuan tertentu, sebagai berikut.
 
- Mengatur dan mengarahkan pertumbuhan

Pemangkasan sengaja dilakukan bila kita ingin mempertahankan bentuk alami dari tanaman yang bersangkutan. Bisa saja terjadi bahwa sebagian tanaman mungkin kurang menerima curah matahari, karena terhalang oleh dinding, misalnya. Dengan demikian bagian tanaman yang memperoleh curah sinar matahari cukup akan tumbuh lebih cepat, dan bentuk asli tajuk tanaman mulai tak beraturan. Di saat seperti inilah tanaman perlu dipangkas supaya tampilan bentuknya tetap seperti yang diharapkan.
 
Bisa juga pemangkasan dilakukan karena kita menghendaki bentuk tanaman yang justru berbeda dari bentuk alaminya. Perlakuan ini populer dengan istilah topiary. Topiary adalah seni memangkas tanaman yang lahir di Eropa pada abad XIV. Tanaman topiary biasanya baru dibentuk setelah tumbuh mencapai ketinggian tertentu. Bila masih berusia muda, selain batang utama belum meninggi, ranting dan daun-daunnya pun belum cukup lebat untuk dibentuk.
 
Pemangkasan juga bisa dilakukan karena kita menghendaki ketinggian tertentu. Misalnya kita ingin agar mangga yang ditanam tidak terlalu tinggi. Karenanya, dari mulai ditanam, dahan dan ranting yang muncul dari batang utama tanaman mangga, selalu dipangkas habis. Melalui cara ini akan diperoleh ketinggian tanaman seperti yang diharapkan


- Merangsang pertumbuhan bunga dan buah

Secara alami tanaman memiliki sifat mampu bertahan hidup (survival) ketika dahan atau rantingnya dengan sengaja disakiti (dipotong/dipangkas). Hal ini dapat dilihat pada tanaman seperti pandan bali, kamboja, kaca piring, dan kemuning. Setelah dipotong/dipangkas, dalam waktu yang tidak terlampau lama, di lokasi potong tersebut akan menyeruak lebih dari satu tunas dahan yang baru, yang tentunya kelak memberikan cabang (ranting) serta bunga-bunga yang lebih banyak dan selanjutnya juga buah yang lebih banyak. Dari sinilah mungkin terbentuk pepatah: hilang satu, tumbuh seribu.


-Menyelamatkan tanaman

Tanpa diharapkan, kadangkala tanaman yang kita sayangi justru menjadi sumber penyebaran penyakit untuk tanaman lain. Gangguan hama seperti kutu, ulat, bekicot, semut, dan belalang yang gemar menyerbu dan melahap daun, batang, bunga, bahkan akar tanaman, bisa ditanggulangi dengan pestisida. Tetapi bila tanaman diserang penyakit akibat jamur, bakteri atau virus yang menular, tak usah ragu untuk memotong/memangkas bagian yang terkena penyakit yang dikhawatirkan akan menular pada tanaman lain. Bila perlu pangkas habis pada pangkal cabang, sisakan batang utamanya.


-Menyuburkan dan menyehatkan

Dahan dan ranting yang rusak atau kering memang sebaiknya dipangkas habis. Tetapi ada kalanya perlu lebih berani memangkas, menjarangkan bagian-bagian tanaman yang masih sehat, agar udara, sinar matahari, air siraman, atau air hujan menembus ke semua bagian dalam tajuk secara menyeluruh. Upaya pemangkasan ini sangat membantu pertumbuhan tanaman supaya sehat dan subur. Umumnya gangguan hama atau penyakit menyerang ruang tajuk yang kondisinya kotor (karena debu), lembab, dan gelap (karena padat). Spora jamur terutama, mudah menyerang dahan dan ranting yang lembab dan berlumut. Di samping menyelamatkan tanaman, pemangkasan tersebut membuat tanaman-tanaman di bawahnya tetap memperoleh sinar matahari cukup.

 
-Memperpanjang usia sekaligus meremajakan

Tanaman yang dibiarkan tumbuh alami apa adanya, pada suatu saat bisa mengalami malnutrisi. Proses distribusi zat hara dari dalam tanah menuju seluruh bagian tanaman akan melambat, karena jangkauannya makin jauh dari permukaan tanah. Penguapan air daun juga semakin tinggi, terutama bila tidak disertai penyiraman yang memadai. Melalui pemangkasan, kerimbunan daun akan berkurang. Demikian pula air daun tidak menguap dengan cepat. Jadi tindakan pemangkasan merupakan upaya peremajaan sekaligus memperpanjang usia tanaman, terutama pada tanaman perdu tinggi.


 
Tanaman Rambat

Seperti halnya tanaman lain, tanaman rambat perlu dipangkas terutama jenis thunbergia, alamanda, bugenvil, dan stepanot ungu. Lakukan pemangkasan setelah masa berbunga selesai supaya cabang-cabang baru muncul lebih banyak lagi. Dengan demikian muncul pula pucuk-pucuk bunga baru.
 
Selain itu, tanaman rambat harus lebih sering dipangkas terutama bila batangnya mengandung zat kayu. Ranting-ranting yang kering biasanya lebih banyak terdapat di bagian dalam pergola. Ranting-ranting kering ini akan mengganggu kesuburan tanaman atau merobohkan pergola.


 
Ada Tanaman yang Tidak Perlu Dipangkas

Tidak semua tanaman memerlukan pemangkasan. Jenis tanaman yang tumbuh merumpun seperti keluarga heliconia, kana, bromelia, jahe-jahean, atau lili paris misalnya, tidak tumbuh meninggi. Setelah dewasa jenis tanaman ini justru merumpun dan memiliki tunas-tunas baru (beranak). Lebih baik tanaman induk disingkirkan (dipecah), karena tanaman induk sudah tidak akan berbunga lagi (tidak produktif). Pemecahan tanaman bertujuan memberi kesempatan pada masing-masing anak tanaman untuk tumbuh sendiri, produktif dan menghasilkan anak-anak tanaman yang baru, demikian seterusnya.
 
Tanaman keluarga palma, juga tidak memerlukan pemangkasan sama sekali. Kadangkala yang diperlukan hanyalah memotong beberapa daun di bagian pohon bawah agar sosoknya lebih menarik. Karena secara alami, daun-daun palma yang tua akan mengering dan lepas dengan sendirinya (atau sengaja dilepaskan), sisa pangkal pelepahnya yang mengering justru tampil eksotis.
 
Sedangkan untuk tanaman bambu, pada awalnya memang dibutuhkan pemangkasan dengan membuang ranting-ranting di bagian bawah batang utama untuk mengekspos keindahan batang utama di kemudian hari. Namun bila ranting dan daunnya terlalu lebat sehingga bambu tumbuh melengkung ke bawah (karena berat), lakukan pemangkasan seperlunya


Sumber Artikel: http://nasional.kompas.com/
94
Obrolan Ringan / Khasiat di Balik Pahitnya Mahoni
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Juni 15, 2016, 08:00:34 PM »
Oleh: Lalang Ken Handita


Seperti kebanyakan obat, mahoni juga pahit rasanya. Namun, di balik pahitnya itu tersimpan khasiat alami untuk beragam keluhan, yang antara lain berkat kandungan flavonoid dan saponinnya.

Sudah lama mahoni dipilih sebagai bahan dasar mebel. Kekuatan dan kerindangan pohonnya dimanfaatkan untuk penyejuk jalan. Sementara buahnya justru dibiarkan jatuh berguguran.

Di Malaysia mahoni mendapat perhatian lebih. Di negeri tetangga itu, buah mahoni atau biasa disebut sky fruit dijadikan bahan dasar vitamin maupun obat-obatan alami. Sebutan Sky Fruit itu karena buahnya menunjuk ke arah langit.

Penemuan buah mahoni sebagai vitamin dan obat-obatan pertama kali oleh ahli biokimia, DR. Larry Brookes, pada tahun 1990-an. Lalu buah mahoni yang mengandung flavonoid dan saponin dibuat dalam bentuk ekstrak.

Kandungan flavonoidnya berguna untuk melancarkan peredaran darah, terutama untuk mencegah tersumbatnya saluran darah, mengurangi kadar Kolesterol dan penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah, membantu mengurangi rasa sakit, pendarahan, dan lebam, serta bertindak sebagai antioksidan untuk menyingkirkan radikal bebas.

Saponin berguna mencegah penyakit sampar, mengurangi lemak tubuh, meningkatkan sistem kekebalan, memperbaiki tingkat gula darah, serta menguatkan fungsi hati dan memperlambat proses pembekuan darah.


Mengatasi hipertensi

Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan, tanaman ini memiliki sifat pahit, dingin, antipiretik (penurun panas), antijamur, dan mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Efek farmakologis ini diperoleh dari penggunaan biji yang dikeringkan, digiling halus, sampai menjadi serbuk.

Khasiat biji mahoni, yaitu mengatasi hipertensi, gangguan gula darah, kurang nafsu makan, demam, dan membantu menjaga daya tahan. Cara mengolahnya, biji ditumbuk atau dihaluskan menjadi bubuk lalu diseduh dengan air panas.

Tanaman yang memiliki kemampuan sebagai astringent (mengeringkan) ini dapat mengendapkan protein selaput lendir usus dan membentuk suatu lapisan yang melindungi usus, sehingga menghambat asupan glukosa dan laju peningkatan glukosa darah.

Sebuah penelitian biji mahoni dalam menurunkan glukosa darah pada hewan percobaan pernah dilakukan Laurentia Mihardja, peneliti pada Center For Research and Development of Disease Control, NIHRD. Pemberian ekstrak mahoni dosis 45 mg/160 g bb setelah 7 hari menunjukkan hasil berbeda yang signifikan dibanding pelarut serta tidak berbeda dengan glikazide 7,2 mg/200 g bb.

Disimpulkan, mahoni dapat menurunkan glukosa darah pada hewan percobaan. Mahoni sebenarnya sangat populer, khususnya di era 80-an. Maklum saja, pohon dengan batang kokoh dan menjulang ini mudah ditemui hampir di sepanjang jalan provinsi di Pulau Jawa. Ketika musim kemarau, bijinya banyak berguguran hingga dianggap sampah.


Siap Seduh

Sampai sekarang tetap ada yang memanfaatkan biji mahoni sebagai bahan dasar ramuan untuk mengobati beragam penyakit. Tersiar dari mulut ke mulut, ramuan serbuk mahoni pun dipercaya memiliki khasiat untuk membantu proses penyembuhan dan vitalitas. Selain serbuk, ada juga yang mengonsumsi langsung biji mahoni setelah membuang kulit luarnya yang berbentuk pipih.

Sayang, karena dianggap terlalu pahit, cara ini tidak populer lagi. Akhirnya beberapa produsen obat tradisional mengolahnya secara serius dalam bentuk ramuan siap seduh.  Jika Anda mau meramunya sendiri, sebenarnya cukup mudah. Di pasar tradisional, biji mahoni banyak dijual dengan harga relatif murah.


Contoh Ramuan

Tidak rumit membuat ramuan berbahan dasar serbuk mahoni, cukup mencampurnya dengan air, yakni:

-    Untuk mengobati tekanan darah tinggi, ambil setengah sendok teh serbuk biji mahoni dan segelas air panas. Tambahkan madu satu sendok makan, diaduk-aduk, setelah hangat lalu diminum.

-    Bagi penderita gangguan gula darah, ramuannya sama dengan hipertensi, dan sebaiknya diminum 30 menit sebelum makan.

-    Untuk masuk angin dan penambah stamina, ramuannya juga sama, tetapi dapat ditambahkan jahe.

-    Bila ingin memanfaatkan ekstrak mahoni buatan pabrik, pilih yang telah mendapat izin dari Badan POM. Bila ragu, dapat dikonsultasikan dulu dengan dokter, terutama bagi yang bermasalah dengan diabetes.


Sumber Artikel: http://health.kompas.com/
95
Artikel tentang Tanaman Hias / 5 Tanaman Hias Ini Mampu Meningkatkan Kualitas Tidur Anda
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Juni 13, 2016, 08:24:25 PM »
Oleh: Firman Fernando Silaban

Tanaman tak hanya berfungsi untuk memperbaiki kualitas udara dan mempercantik ruangan saja, tetapi juga memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan. Terlebih jika Anda termasuk dalam kategori orang-orang yang sulit untuk tidur, memiliki tanaman di rumah bisa membantu permasalahan tersebut.

Tanaman hias yang biasa jadi bagian dekorasi rumah memiliki kemampuan untuk memberikan efek tenang dan membersihkan udara kotor. Kualitas udara yang buruk di rumah Anda, bisa jadi salah satu penyebab penyakit sulit tidur yang Anda alami.

Berikut tanaman-tanaman hias yang bisa memperbaiki kualitas tidur dan mengobati insomnia Anda.

1) Areca Palm

Tanaman yang cukup sering menjadi pilihan sebagai bagian dekorasi rumah ini memiliki kemampuan untuk membersihkan udara dari racun dan karbon dioksida. Selain itu, tanaman ini melepaskan udara lembab sehingga sangat berguna untuk menghangatkan ruangan ketika cuaca dingin.


2) Aloe Vera

Selain menjadi tanaman obat, Aloe Vera memiliki kemampuan untuk membersihkan udara dari terpaan bahan kimia, seperti formalin. Aloe Vera melepaskan oksigen pada malam hari yang tidak seperti tanaman pada umumnya.


3. Ficus Benjamina

Tanaman ini merupakan penyerap polusi udara nomor wahid yang pernah ada karena punya kemampuan luar biasa. Ficus Benjamina mampu menghilangkan lebih dari 70 persen Benzena, Amonia, Toluena, dan zat berbahaya lainnya. Dengan meletakkannya di rumah, kualitas tidur Anda akan semakin baik.


4. Sansevieria Trifasciata

Tanaman ini tak bisa dianggap enteng. Pasalnya, Sansevieria Trifasciata ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas pernapasan, sistem kekebalan tubuh, mengurangi sakit kepala, dan darah tinggi. Jika Anda mengalami permasalahan dengan kualitas tidur, tanaman ini bisa jadi salah satu solusinya.


5. Boston Fern

Boston Fern memiliki fungsi yang serupa, yaitu bisa menjadi regulator udara dan baik untuk memperbaiki sistem saraf manusia. Hal tersebut jelas memberikan pengaruh pada kualitas tidur Anda.



Sumber Artikel: http://lifestyle.liputan6.com/
96
Obrolan Ringan / Espalier, Pagar Hidup nan Menawan di Pekarangan
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Juni 13, 2016, 08:01:34 PM »
Oleh: Astrid Septriana

Di tengah kerinduan akan tempat tinggal yang dekat dengan asrinya alam, pagar hidup tentu layak jadi pilihan untuk menandai batas properti Anda.

Pagar yang dirajut dari tanam-tanaman ini memang bukan hal baru, akan tetapi terbukti tak pernah lekang oleh zaman.

Dengan membuat pagar hidup, Anda dapat “melatih” tanaman untuk tumbuh membentuk pola-pola yang artistik. Seni menumbuhkan pagar agar menghasilkan pola-pola dekoratif ini biasa disebut dengan espalier.

Dengan begini, pagar bukan hanya menandai batas area taman Anda, tapi juga menjadi bagian dari keindahan lansekap taman itu sendiri.

Bagi Anda yang sedang merencanakan untuk membangun pagar rumah, atau merenovasi pagar yang sudah ada, berikut beberapa hal yang perlu diketahui mengenai pagar hidup.

Dikutip dari Rumah.com, informasi-informasi ini akan membantu Anda dalam mempertimbangkan pagar hidup sebagai salah satu opsi bagi proyek Anda tersebut.


Kelebihan Pagar Hidup

Pagar hidup dapat dibuat dari berbagai jenis tanaman, tapi umumnya adalah tanam-tanaman merambat atau perdu. Tergantung jenisnya, tiap-tiap tanaman dapat memberikan keuntungan ekstra yang berbeda-beda.

Yang pasti, hampir semua jenis pagar hidup dapat sekuat dan sekokoh pagar buatan. Plus, pagar ini menyediakan manfaat biologis yang tak ditawarkan oleh pagar buatan. Misalnya, tanam-tanaman pagar merupakan habitat yang baik bagi berbagai jenis binatang, seperti beragam serangga dan burung.

Tanaman dari jenis kacang-kacangan biasanya juga memiliki akar yang bersimbiosis dengan jenis bakteri tertentu. Simbiosis ini mampu meningkatkan kadar nitrogen di dalam tanah, sehingga akan menyuburkannya. Dengan demikian, pagar hidup yang dibuat dari jenis kacang-kacangan juga baik untuk menjaga kualitas tanah di pekarangan Anda.

Keuntungan lain yang tidak didapatkan dari pagar buatan adalah pagar hidup dapat secara efektif mencegah erosi akibat guyuran hujan.

Selain itu, dibandingkan dengan pagar buatan, beberapa jenis tanaman dapat bertahan hidup lebih lama. Pagar pun lebih awet.

Misalnya saja, bougenville dapat bertahan hidup 3-10 tahun. Di saat yang bersamaan, tanaman ini cukup mudah berkembang biak, sehingga tanaman tua akan mudah tergantikan oleh keturunannya. Hal ini tentu saja menambah awetnya pagar hidup Anda.


Membuat Pagar Hidup Sendiri

Banyak jenis tanaman yang bisa dipilih untuk membuat pagar hidup Anda sendiri. Bisa tanam-tanaman merambat seperti anggur, clementis, ataupun english ivy.

Berbagai jenis tanaman perdu seperti bunga soka ataupun pucuk merah juga bagus untuk pagar Anda. Atau jika Anda menginginkan tanam-tanaman yang ukurannya lebih besar, cemara cedar, dan bougenville adalah contoh yang bisa digunakan. Tak cuma itu, banyak pula varietas bambu hias yang dapat Anda pilih untuk menghasilkan pagar hidup yang memesona.

Masing-masing jenis tanaman tentu saja membutuhkan cara-cara perawatan tersendiri. Keunikan tiap-tiap tanaman ini juga akan membawakan ciri khas pada pagar hidup yang dihasilkan.

Oleh karena itu, pemilihan jenis tanaman sebaiknya juga disesuaikan dengan penataan dan arsitektur rumah Anda, agar didapatkan kepaduan yang baik.

Jika pagar hidup saja tak cukup, Anda bisa mencoba membuat espalier sendiri. Tanaman yang Anda pilih boleh dari jenis yang merambat, bahkan bisa juga tanaman buah seperti apel.

Untuk menghasilkan pola yang indah, tentu dibutuhkan waktu dan kesabaran, alias tak bisa instan. Pasalnya, Anda pun harus mengamati pertumbuhan si tanaman. Tapi ini usaha yang patut dicoba. Sebuah espalier takkan mengecewakan bagi taman Anda.


Sumber Artikel: http://properti.liputan6.com/
97
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Trik Membuat Taman Air Menawan di Halaman Rumah
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Juni 13, 2016, 07:45:32 PM »
Oleh: Anto Erawan


Taman air dapat menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang menginginkan pesona “lansekap pribadi” di rumah. Taman air pada dasarnya hampir sama dengan taman biasa. Yang membedakannya hanya soal habitat.

Anda bisa membuatnya dengan memadupadankan aneka tanaman hias agar tercapai komposisi tanaman yang artistik.

berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam membuat dan merawat taman air di rumah.

Kenali Jenis Tanaman yang Akan Dipelihara

Berbagai jenis tanaman hias dapat menjadi bagian dari koleksi di taman air Anda. Secara sederhana, tanaman ini dapat dikelompokkan menjadi tiga macam: tanaman yang tenggelam atau tumbuh di dasar kolam, tanaman yang tumbuh di pinggiran kolam, dan tanaman yang mengambang di permukaan kolam.

Anda bisa mengombinasikan jenis-jenis tanaman hias dari ketiga kelompok tanaman ini. Hal yang perlu diperhatikan adalah cara menanam yang baik untuk masing-masing jenis tersebut.

Tanaman yang tumbuh di dasar kolam antara lain seroja dan teratai. Tanam-tanaman ini dikatakan tenggelam, karena akarnya tumbuh di dalam tanah di dasar kolam, namun daun dan bunga mereka muncul di permukaan.

Anda bisa menanam seroja dan teratai di dalam pot, kemudian membenamkannya di dasar kolam dengan kedalaman 15 cm – 90 cm dari permukaan.

Untuk menanam teratai atau lili air di dalam pot, jangan gunakan tanah atau media tanam biasa, karena mereka akan dengan mudah terbawa air dan buyar dari dalam pot. Untuk mencegah hal ini, gunakan campuran media tanam yang memang diperuntukkan bagi tanaman air.

Tanaman yang tumbuh di pinggiran kolam bisa langsung ditanam pada tanah basah di tepian kolam tersebut. Namun jika pinggiran kolam Anda dilapisi dengan semen atau plastik, Anda bisa menanam tanaman ini di dalam pot. Kemudian, meletakkannya sehingga bagian dasar pot terendam di dalam air. Tanam-tanaman jenis ini misalnya lobelia dan ekor kucing (Achalypa sp).

Untuk tanam-tanaman yang hidup mengambang di permukaan air, Anda cukup mengapungkannya begitu saja. Tanaman air yang mengapung ini misalnya enceng gondok dan kiambang (Salvinia spp).

Tips Perawatan

Hal terpenting yang perlu diperhatikan dalam merawat taman air adalah menjaga kualitas dan kuantitas air. Salah satu persoalan yang kerap muncul adalah tumbuhnya alga. Jika banyak alga tumbuh dan berkembang biak di kolam Anda, itu berarti pasokan oksigen dan sirkulasi airnya kurang baik.

Anda dapat mengatasi permasalahan alga ini dengan beberapa cara. Salah satunya dengan menggunakan mesin penyaring atau penjernih air. Bisa juga dengan cara membangun air terjun buatan atau air mancur.

Cara ini akan membuat air terus bergerak, sehingga kadar oksigennya cukup dan pertumbuhan alga pun dapat dihambat. Selain itu, air terjun buatan dan air mancur juga akan menambah pesona lansekap taman air Anda.

Secara rutin, Anda juga perlu membuang bunga-bunga yang telah layu dan daun-daun yang sudah menguning. Jika tanaman yang mengambang sudah terlalu banyak dan menutupi sebagian besar permukaan kolam, Anda juga perlu mengurangi jumlahnya.

Membersihkan kolam saja tidak cukup. Anda juga harus menjaga kuantitas air dan tingkat kedalaman kolam. Jika terlalu banyak, air dapat membanjiri tanam-tanaman yang tumbuh di pinggiran.

Bila air terlalu sedikit, tanah di pinggir kolam akan kering dan tanaman seperti seroja dan teratai juga bisa mati akibat tidak ada cukup air untuk membasahi akar-akar mereka.

Namun, Anda sudah tidak perlu repot-repot. Pasalnya, toko-toko peralatan berkebun kini menyediakan alat yang berfungsi mendeteksi naik–turun permukaan air dan secara otomatis menyesuaikan debit airnya.


Sumber Artikel: http://properti.liputan6.com/
98
Obrolan Ringan / 7 Manfaat Ginseng untuk Kesehatan
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Juni 09, 2016, 08:02:11 PM »
Oleh: Asep Candra


Ginseng sering disebut sebagai “ramuan ajaib” karena memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang begitu banyak. Akar dari tanaman ini dipercaya bisa mengatasi sejumlah masalah kesehatan. Beberapa orang mengatakan, ginseng berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan menaikkan tekanan darah yang rendah.

Keberadaan ginseng sebenarnya sudah ada sejak lama dan telah dimanfaatkan dalam pembuatan teh herbal di Cina. Di Indonesia sendiri, ginseng digunakan dalam pengobatan tradisional. Ginseng memiliki banyak kandungan bioaktif seperti, saponins, phytosterols, peptides, polysaccharides, asam lemak, polyacetylenes, vitamin, dan mineral.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari tanaman yang sering digunakan sebagai ramuan tradisonal ini :

1. Mengurangi stres mental

Ginseng mampu meningkatkan kewaspadaan mental, disamping juga merubah mood dan menghilangkan rasa lelah. Manfaat lainnya adalah sebagai ramuan antidepresan dan anti-kecemasan. Ketika seseorang mengalami stres yang berlebihan, hormon adrenal (kortisol, adrenalin, dan noradrenalin) akan mengalir keluar dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dalam situasi ini, ginseng dapat membantu Anda dalam menyeimbangkan tingkat adrenalin.


2. Merangsang sistem kekebalan dan saraf

Ginseng mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sejumlah pakar obat herbal mengatakan ginseng dapat meningkatkan kualitas hidup. Sifat adaptogenik pada ginseng membantu merangsang orang tetap muda. Sedangkan pada orang tua, dapat memulihkan sel-sel yang rusak dalam tubuh. Ginseng juga dapat membantu Anda melawan flu dan penyakit infeksi lainnya.


3. Mengobati diabetes

Tingkat gula darah dapat turun secara drastis dengan mengkonsumsi ginseng. Namun, jika Anda sudah menggunakan obat antidiabetes, perlu mempertimbangkan kembali untuk menggunakan ginseng secara bersamaan. Pasalnya, mencampur ginseng dengan obat diabetes bisa membuat kadar gula darah terlalu rendah. Oleh karena itu, sangat diperlukan rekomendasi dari dokter.


4. Mencegah perkembangan kanker

Pertumbuhan jenis tertentu dari sel-sel kanker dapat dihambat oleh Ginseng. Chinese Medicine Journal melaporkan, ginsenosides memiliki efek anti-tumor serta dapat menginduksi kerusakan sel pada kanker prostat, sel kanker ovarium, sel paru-paru adenokarsinoma, dan sel-sel neuroblastoma. Selain itu, ginseng juga berfungsi dalam menghambat perkembangan siklus sel, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.


5. Menurunkan kadar Kolesterol

Dalam beberapa penelitian, Ginseng ditemukan menurunkan Kolesterol LDL (Kolesterol jahat). Para ilmuwan percaya bahwa ginsenocides yang terdapat dalam ginseng bertanggung jawab terhadap penurunan kadar Kolesterol dalam tubuh.


6. Mengurangi Kelelahan

Peran adaptogenik dari berbagai strain Ginseng diyakini dapat memberikan perubahan fisiologis pada tubuh untuk beradaptasi dengan rasa lelah akibat terlalu banyak pekerjaan.


7. Meningkatkan daya tahan atlet

Kualitas ginseng dalam meningkatkan stamina telah membuatnya menjadi tonik stimulan populer di kalangan atlet. Selama berlatih, seorang atlet perlu secara konsisiten menjaga stamina agar tetap tinggi, dan ginseng dapat membantu untuk mewujudkannya.

Penggunaan ginseng tidak disarankan terutama pada ibu hamil dan menyusui, untuk mencegah terjadinya kontraindikasi. Selain itu, ginseng juga dapat mempengaruhi reaksi dari  beberapa obat, seperti, pengencer darah seperti warfarin, heparin, aspirin, dan diuretik.

Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ginseng jika Anda sedang minum obat untuk hipertensi atau penyakit kardiovaskular lainnya.



Sumber Artikel: http://health.kompas.com/
99
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Menanam dan Merawat Palem
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Juni 09, 2016, 07:27:24 PM »

Palem tidak menuntut syarat tumbuh yang aneh-aneh. Lebih suka ditanam di tanah yang mengandung pasir, tapi tidak suka tergenang air. Bisa ditanam di daratan rendah maupun daratan tinggi. Selain ditanam di pinggir jalan atau di halaman, palem juga bisa ditanam di dalam pot. Bagaimana caranya?

- Di dalam pot
Beberapa jenis palem, seperti palem merah, palem botol, palem wregu, palem kol, ditanam dalam pot. Bagaimana caranya? Sediakan pot dari tanah liat atau drum bekas. Bagian bawah pot diberi pecahan bata merah, dan diatasnya diberi campuran sekam padi, sabut kelapa, dan pasir (1 : 2 : 1). Bibit palem ditanam ke dalam pot. Lakukan penyiraman. Jangan lupa beri pupuk NPK sebanyak 1 sendok teh setiap 1 - 2 bulan sekali.


- Langsung di tanah
Bagaimana dengan palem yang langsung ditanam di pinggir jalan, seperti palem raja atau palem putri? Caranya, buat lubang tanam berukuran 30 x 30 x 30 cm, dan biarkan selama sekitar minggu. Setelah itu, masukkan bibit ke lubang, dan timbun sampai pangkal batang. Padatkan tanah di sekitar batang.

Jika tinggi palem mencapai 3 meter lebih, pupuk dengan 3 kg NPK per tanaman. Jika tinggi kurang dari 3 meter, beri 1 kg NPK per tanaman. Pemupukan sebanyak 3 kali dalam setahun. Caranya, pupuk dibenam ke dalam tanah berjarak 10 - 15 cm dari batang pokok.


Merawat Palem
Agar penampilan palem semakin menggoda, lakukan perawatan berikut ini:


1. Penyiraman
Lakukan sesuai kebutuhan. Hindari jangan sampai menimbulkan genangan air.


2. Pemupukan
Lakukan sebulan sekali selama musim penghujan. Di musim kemarau, pertumbuhan palem tidak aktif karena mengalami masa istirahat. Karena itu, tak perlu melakukan pemupukan. Berikan 0,5 - 1 kg NPK per tanaman jika tinggi tanaman kurang dari 2 meter; atau 1 - 2 kg NPK per tanaman jika tinggi mencapai 3 meter lebih.


3. Pengepotan kembali
Jika akar palem dalam pot sudah membentuk bola dan memenuhi seluruh volume pot, lakukan pengepotan kembali. Yang baik adalah di musim penghujan.


4. Hama
Yang sering adalah hama belalang (Valanga nigricans). Gejalanya, tampak gigitan tidak teratur di tepi daun, bahkan gigitan belalang bisa berkelanjutan hingga yang tersisa hanya tulang daun. Untuk mengatasinya, buang belalang yang ada di tanaman, bisa juga disemprot dengan 2 cc/liter Basudin 90 SC.


5. Penyakit
Yang sering adalah penyakit bercak daun. Penyebabnya cendawan Fusarium sp. atau gloesporium sp. Gejalanya, pada daun terdapat bercak kuning atau hijau. Lama-kelamaan, bercak ini meninggalkan bekas terang berwarna hitam, abu-abu, dan cokelat. Untuk mengatasinya, potong daun yang terserang. Tapi kalau serangan telanjur hebat, semprot dengan Difolatan 4F atau Dithane M45.



Sumber Artikel: http://internasional.kompas.com/
100
Artikel tentang Tanaman Hias / Manfaat Tanaman Hias Bunga Tasbih
« Tulisan terakhir oleh tanamanhiasan.com pada Juni 06, 2016, 10:50:31 AM »
Manfaat Tanaman Hias Bunga Tasbih

1. Sebagai Obat Kanker Kandungan

Kanker kandungan adalah penyakit kanker yang paling ditakuti oleh wanita, karena kanker ini bisa menyebabkan seorang wanita tidak bisa hamil bahkan menyebabkan kematian pada penderitanya.

Untuk mendapatkan manfaat bunga tasbih sebagai obat kanker kandungan, anda tinggal menyiapkan 60 gram rumput lidah ular kering, 10 gram sambiloto dan 60 gram akar bunga tasbih. Semuanya dicampur dan direbus dengan air 700 cc sampai dengan mendidih dan tersisa air setengahnya atau sekitar 200 cc. Disaring terlebih dahulu, dan airnya diminum habis.

2. Menyembuhkan pembengkakan pada kelenjar limfa

Apabila anda mengalami pembengkakan pada kelenjar limfa yang terjadi sebagai respon tubuh ketika terjadi infeksi atau peradangan di daerah pangkal paha, leher, ketiak dan daerah di bawah dagu bisa disembuhkan dengan tanaman hias bunga tasbih. Caranya dengan menggunakan ramuan dari akar bunga tasbih yang direbus.

3. Menyembuhkan penyakit kuning

Penyakit kuning disebbkan adanya penumpukan bilirubin di dalam darah da jaringan tubuh. Hal ini disebabkan karena hati tidak bisa menangani produksi bilirubin di dalam tubuh sehingga bilirubin menumpuk dan menyebabkan penyakit kuning.

Penyakit ini bisa disembhan dengan bunga tasbih. Caranya yakni bisa menggunakan campuran dari 60 gram akar bunga tasbih dan 30 gram daun serut. Keduanya direbus dengan 600 cc air sampai mendidih dan tersisa air sepertiganya. Setelah disaring, airnya diminum habis.

4. Sebagai Obat Wasir

Wasir disebabkan oleh membengkaknya struktur vaskular dalam anus yang membantu kontrol buang air besar. Pengobatan wasir menggunakan bunga ttasbih dapat dilakukan dengan merebus 30-60 gram akar bunga tasbih dengan 600 cc air sampai tersisa air sepertiganya. Setelah disaring, air hasil rebusannya bisa diminum langsung.

5. Mengobati Keseleo

Jika anda mengalami keseleo, anda bisa memberikan pertolongan atau penyembuhan dengan memanfaatkan tanaman hias bunga tasbih. Pengobatan bagian tubuh yang keseleo bisa menggunakan ramuan dari akar bunga tasbih, tepung terigu dan arak putih yang ditempelkan pada bagian yang keseleo.

Selengkapnya, baca disini -> http://tanamanhiasan.com/7-manfaat-tanaman-hias-bunga-tasbih/
Halaman: 1 ... 8 9 [10]


Copyright © Forum Komunitas Tanaman Hias Indonesia