Forum Komunitas Tanaman Hias Indonesia



Tulisan Terbaru

Halaman: 1 ... 8 9 [10]
91
Obrolan Ringan / Hemat Berburu Tanaman Hias di Pameran
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada September 07, 2016, 08:38:01 PM »
Oleh:Rina Susanto


Pameran flora dan fauna memang selalu menarik untuk dikunjungi. Selain mata Anda dimanjakan dengan berbagai tanaman cantik—plus bonus udara segar—mengunjungi pameran juga dapat menjadi ajang rekreasi keluarga.

Tapi hati-hati. Jika Anda terlalu menikmati kecantikan tanaman-tanaman tersebut bisa saja Anda kemudian jadi tergiur. Kalau sudah begini bisa saja Anda malah jadi boros karena membeli seluruh tanaman yang Anda taksir.

Agar hal ini tak terjadi pada Anda, lakukan trik berikut ini.


Lakukan eksplorasi

Datanglah di awal-awal berlangsungnya pameran sehingga Anda bisa melihat seluruh tanaman yang dipamerkan dan dijual. Gunanya, untuk menentukan stand mana yang akan Anda kunjungi lebih lama nantinya.

Biasanya stand inilah yang nantinya menjadi tempat Anda belanja. Namun sebaiknya Anda tak langsung memutuskan membeli di hari pertama ini.


Bandingkan harga

Tanyakan seluruh informasi tanaman secara detail. Mulai dari cara merawatnya, berapa lama akan tumbuh besar, jenis pupuk yang diperlukan, jenis tanahnya, cuaca yang mendukung, dan harganya. Catat setiap infonya dan fotolah tanaman yang diincar.

Lakukan hal yang sama pada setiap stand yang Anda datangi. Gunanya jika Anda ingin membeli tanaman yang harganya agak mahal, Anda tahu cara merawatnya sehingga pembelian yang Anda lakukan tidak sia-sia.

Membandingkan harga juga berguna untuk mencari tanaman cantik dengan harga hemat.


Membeli di kunjungan berikutnya

Pada awal kunjungan, Anda tentu tak langsung membeli. Apalagi di awal pameran, harga biasanya cenderung tinggi karena penjual masih memiliki banyak waktu untuk memasarkannya.

Jika Anda berniat membeli banyak, cobalah berkunjung setelah pertengahan waktu pameran, atau boleh juga saat pameran hampir berakhir. Beberapa stand cenderung mengadakan diskon untuk beberapa tanamannya.


Pilih tanaman yang pernah berbunga

Jika Anda ingin membeli tanaman bunga, pilihlah tanaman yang sudah pernah berbunga sebelumnya—meskipun harganya cenderung lebih mahal dibandingkan tanaman yang belum pernah berbunga.

Hal ini juga berlaku untuk tanaman buah. Pasalnya tanaman yang pernah berbunga atau berbuah akan lebih mudah untuk kembali berbunga karena sudah beradaptasi dengan lingkungannya. Jika Anda termasuk pemula, gunakan cara ini.


Gunakan pot sendiri

Kadang harga pot memengaruhi harga jualnya. Jadi jika Anda termasuk kreatif, Anda cukup membeli tanamannya saja tanpa pot (biasanya tanaman yang dijual ditanam dalam wadah plastik).

Gunakan cara kreatif untuk menanamnya di rumah, misalnya menggunakan boks yang sudah tak terpakai, kaleng bekas yang bisa dicat kembali, atau ban bekas yang tak terpakai.



Sumber Artikel: http://properti.liputan6.com/
92
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Tips Mudah Menanam Tomat di Rumah
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada September 07, 2016, 08:25:51 PM »
Oleh: Mita Agustina


Tomat tidak hanya digunakan sebagai pelengkap bumbu dapur atau pelezat makanan. Tomat juga dapat dijus untuk melancarkan sistem pencernaan. Selain itu, tomat juga bisa dibuat menjadi masker karena mengandung likopen yang berfungsi untuk mencegah kerusakan jaringan kulit akibat sinar ultraviolet dari matahari.

Tahukah Anda bahwa tomat adalah salah satu tanaman yang mudah tumbuh di mana saja? Anda tidak perlu cemas bila tidak memiliki pekarangan yang luas karena tomat bisa ditanam di dalam ruangan seperti konservatori, rumah kaca, teras rumah atau tempat lain yang mendapatkan sinar matahari yang cukup.


Simak tips menanam tomat berikut ini:

Perhatikan Posisi Pot

Jika Anda ingin menanam tomat di dalam ruangan, tempatkan pot menghadap jendela karena tomat membutuhkan banyak sinar matahari. Pilih lokasi terbaik apakah pot akan diletakkan di teras rumah atau cukup di dekat jendela. Pastikan lokasi tersebut terlindungi dari terpaan angin kencang karena tomat mudah terjatuh terutama bila dahannya sudah tumbuh tinggi.

Merawat Tomat

Pastikan tanah yang digunakan selalu lembap, ketika menyiram tanaman hanya basahi bagian tanah dan hindari bagian daun. Tomat perlu difertilisasi oleh beberapa serangga agar buahnya dapat berkembang. Jadi, pastikan semua jendela di rumah sudah terbuka agar serangga yang bermanfaat itu akan masuk ke dalam rumah.

Jika buah sudah mulai dipanen, Anda bisa membeli cairan fertilisasi tomat di toko tanaman. Cairan ini akan membuat tomat tumbuh lebih cepat. Jika sudah ada enam-delapan buah tomat yang tumbuh, potong cabang-cabang yang tumbuh ke atas agar tidak menjadi semak yang mengganggu.

Tips Terbaik Menanam Tomat di Area Sempit

1. Tanam tomat ketika musim panas, cuaca yang dingin hanya akan memperlambat pertumbuhan tomat. Di kawasan tropis seperti Indonesia, Anda bisa menanam tomat kapan saja.

2. Tidak seperti tanaman lain, tomat memerlukan sistem akar yang sehat dan kuat sehingga benih harus ditanam cukup dalam di tanah.

3. Pilih jenis tomat yang tidak membutuhkan ruang yang banyak untuk berkembang. Tomat jenis hybrid dan heirloom termasuk yang tidak tumbuh terlalu tinggi.

4. Beri jarak antara satu tanaman tomat dengan tanaman lain minimal 45 cm dan 60 cm jika memungkinkan. Tomat yang tumbuh terlalu dekat akan rawan ditumbuhi jamur dan menjadi kurang produktif.

5. Jika tak ada lahan yang cukup, Anda bisa menanam tomat ceri yang berukuran kecil di dalam keranjang yang digantungkan.

6. Di saat pertama Anda menanam tomat, tempatkan dua-tiga cangkang telur di dasar tanah. Cangkang telur ini akan memberikan mineral dan kalsium yang dibutuhkan oleh tanaman. Kekurangan kalsium hanya akan membuat tomat lebih cepat busuk dan juga akan mempengaruhi kualitas buah tomat.



Sumber Artikel: http://properti.liputan6.com/
93
Artikel tentang Tanaman Hias / Mengenal Tanaman Hias Anggrek Cattleya
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada September 07, 2016, 07:59:33 PM »

Tanaman cattleya merupakan jenis tanaman hias yang banyak di minati banyak orang. Jenis tanaman cattleya ini mudah di dapatkan ditempat-tempat penangkaran para tanaman. Tetapi pada saat ini untuk mendapatkan tanaman jenis cattleya ini tidak semudah yang dulu lagi.

Karena jenis tanaman cattleya ini memang cukup langka, sehingga butuh waktu yang sangat lama jika ingin merawat tanaman jenis cattleya ini.

Selain membutuhkan waktu yang cukup lama, tanaman ini juga di jual dengan harga yang cukup fantastic juga. Harga satuan dari tanaman ini bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Awalnya tanaman ini mudah sekali di dapatkan dan harga nya pun tidak semahal itu, karena para oknum nakal telah merusak budidaya tanaman cattleya ini sehingga tanaman ini menjadi langka dan harganya pun relatif mahal juga.

Sebenarnya tanaman cattleya ini merupakan jenis tanaman anggrek juga, tetapi anggrek jenis cattleya ini memiliki bentuk yang sangat luar biasa sehingga peminatnya pun terbilang sangat banyak.


Tanaman cattleya ini juga termasuk jenis tanaman yang paling terpopuler di Indonesia. Karena bentuknya yang cantik dan menarik, selain itu tanaman hias cattleya ini juga memiliki berbagai macam bentuk dan warna bunga yang indah. Sehingga tanaman ini tidak mudah bosan jika di pandang.

Biasanya para penggemar tanaman anggrek cattleya ini banyak meletakkan tanaman hias ini di pekarangan rumah, seperti di teras rumah, di dalam ruangan, dan lain sebagainya.

Jika kita melihat tanaman anggrek cattleya ini secara terus-menerus, pikiran kita bisa jernih kembali. Karena sebenarnya tanaman anggrek cattleya ini dapat menghilangkan rasa stres pada diri kita sendiri.

Tanaman ini biasanya banyak mengeluarkan bunga ketika musim semi, tetapi jika di Indonesia tanaman ini dapat mengeluarkan bunga pada saat 5 bulan sekali.

Jika tanaman tidak mengeluarkan bunga ketika sudah memasuki usia pembungaan yang telah di tentukan, sebaiknya kita perlu mengganti media tanam pada tanaman anggrek cattleya ini.

Jika ingin mendapatkan bunga yang bervariasi, kita dapat melakukan persilangan pada tanaman ini. Persilangan dapat dilakukan antara cattleya Indonesia dan cattleya luar negeri.



Sumber Artikel: http://merawatbunga.com/
94
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Buat Tanah Lebih Subur untuk Tanaman Buah
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada September 04, 2016, 07:54:40 PM »
Oleh: Rina Susanto


Dibandingkan tanaman bunga, membuat tanaman buah tumbuh dengan subur perlu usaha lebih besar. Pasalnya tanaman buah membutuhkan tanah yang bernutrisi.

Saat Anda membeli rumah baru, tanah di pekarang cenderung diuruk asal. Beberapa bahan bangunan pun kadang masih tertimbun di dalamnya.

Dalam kondisi seperti itu, Anda harus menyuburkan lebih dahulu tanah tersebut sebelum mulai menanam. Lakukan cara ini agar tanah Anda menjadi lebih subur dan siap ditanami apa pun.

Gali tanah dengan pacul atau sekop dan keluarkan seluruh sisa material bahan bangunan yang masih tersangkut di dalamnya. Lalu aduk-aduk tanah yang sudah tak rata lagi permukaannya itu.

Cara ini bertujuan agar permukaan tanah tidak keras sehingga menjadi media yang mudah untuk tempat tumbuh tanaman.

Buatlah lapisan-lapisan organik di setiap lapisan tanah yang Anda gali. Lapisan organik ini fungsinya untuk menambahkan mikroorganisme yang mengurai senyawa di dalam tanah sehingga membuatnya menjadi subur.

Masukkan beberapa ranting tanaman, daun, atau kertas yang mudah terurai ke dalam lapisan tanah. Tambahkan cacing tanah atau kotoran cacing tanah ke dalam lapisan tanah yang sudah diletakkan ranting tadi.

Cacing tanah akan membuat tanah menjadi lebih gembur, dan kotorannya mengandung nutrisi yang dibutuhkan tanah.

Tak perlu jijik, cacing tanah bisa Anda beli di toko bahan tanaman, bahkan tak sedikit produsen cacing tanah yang menyediakan kotoran cacing.

Tanah yang digunakan sebagai kebun buah tak cukup jika hanya mengandalkan nutrisi dari cacing. Tanah membutuhkan pupuk organik yaitu pupuk kompos atau pupuk kandang agar tanaman dapat tumbuh dengan cepat dan memiliki batang yang kuat.

Jadi, tambahkan kompos atau pupuk kandang di dalam galian Anda. Sama halnya dengan cacing, pupuk kompos banyak tersedia di toko penjual bahan tanaman. Sebaiknya jika ingin tanaman tumbuh dengan kokoh dan cepat berbuah, berikan pupuk kompos minimal dua bulan sekali.

Mulailah menanam buah-buahan atau sayur di tanah yang sudah Anda siapkan. Gunakan biji buah seperti tomat, cabai, atau bawang jika Anda ingin ada tanaman bumbu di pekarangan.

Beberapa tanaman buah yang mudah tumbuh di berbagai cuaca adalah mangga, rambutan, atau jambu air.

Jangan buang sisa bahan makanan yang ada di dapur. Sisa air yang digunakan untuk mencuci beras dan daging mengandung mineral yang dibutuhkan tanaman, sehingga Anda boleh menyiramnya ke tanah yang ditanami pohon kesayangan Anda.

Tapi, jika menggunakan air bekas mencuci daging, pastikan menyiramnya dengan air bersih kembali untuk mencegah datangnya semut. Sisa kulit buah seperti kulit pisang dapat Anda timbun ke dalam tanah di sekitar tanaman.



Sumber Artikel: http://properti.liputan6.com/
95
Artikel tentang Tanaman Hias / Dengarkan Keluhan Tanaman dari Kondisi Fisiknya
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada September 04, 2016, 07:40:33 PM »
Oleh: Rina Susanto


Halaman impian semua orang idealnya dihiasi tanaman dengan bunga-bunga yang cantik yang memanjakan mata.

Selain sedap dipandang, halaman yang indah juga membantu mengurangi penat sekaligus menyumbang oksigen lebih banyak untuk Anda.

Dan layaknya makhluk hidup lainnya, tanaman juga butuh perhatian. Ia memang tak dapat bicara, tapi tanda-tanda berikut ini menunjukkan bahwa mereka butuh kasih sayang Anda.

Namun merawat tanaman bisa dibilang gampang-gampang susah. Tidak seperti hewan yang menunjukkan perubahan aktivitas yang signifikan saat sakit, tanaman tidak seperti itu.

Meski demikian, ada tanda-tanda perubahan fisik pada tanaman yang menjadi pertanda bahwa ia membutuhkan perhatian khusus:


Bila bunga dan daunnya kering

Tandanya: kehausan

Bunga yang berwarna kecokelatan dan daun yang mulai kering bukan berarti tanaman itu sudah mati. Anda masih bisa menyelamatkannya dengan menyiramkan air hingga tanahnya menjadi lebih lembut. Tapi pastikan agar tak berlebihan.

Biasanya, jika bunga dan daunnya sudah mengering, tanahnya juga akan terlihat kering dan pecah karena akar tanaman berusaha sekuat tenaga untuk mengisap air yang ada di tanah.



Tak banyak berubah

Tandanya: kehausan

Jika sejak saat Anda menanamnya hingga 2-3 bulan setelahnya tak terjadi banyak perubahan pada tanaman—tidak bertambah tinggi, bahkan daunnya pun berguguran—berarti Anda tak memberinya cukup air.

Siram tanaman setiap pagi dan sore dengan air secukupnya. Dan letakkan di tempat yang terpapar sinar matahari pagi agar tanah dan batangnya mendapatkan cukup mineral dan vitamin.



Pinggiran daunnya kekuningan

Tandanya: terlalu banyak air

Jangan membiasakan menyiram tanaman hingga tanah dalam potnya tergenang air. Hal ini malah berisiko membuat batang dan akarnya jadi cepat busuk. Siram tanaman hingga tanahnya basah dan jadi berwarna lebih gelap.



Daunnya berubah warna jadi lebih tua

Tandanya: terlalu banyak air

Warna daun yang menjadi hijau pekat bukan berarti tanaman tersebut sehat. Hal itu justru tanda bahwa tanaman sulit tumbuh karena kandungan airnya yang terlalu banyak. Akibatnya, daun menjadi tumbuh lebih cepat dan lebih cepat layu.

Jika di luar rumah terjadi hujan, maka Anda tak perlu menyiram tanaman lagi. Atau pindahkan tanaman agar tak langsung terpapar air hujan jika debit airnya berlebihan.



Pucat

Tandanya: kelaparan dan butuh pupuk

Jangan dikira tanaman hanya cukup disiram. Perhatikan warna daun dan bunganya.

Tanaman mungkin akan tetap berbunga dan daunnya terus tumbuh, namun jika warna helai bunganya semakin pudar dari bunga yang pertama dan warna daunnya tak sehijau sebelumnya, berarti tanaman kekurangan mineral alias butuh pupuk.

Perhatikan pula kondisi pot. Tempat tinggal yang terlalu sempit menyebabkan warna bunga jadi memudar.



Tumbuh menyamping

Tandanya: kurang sinar matahari

Tanaman yang miring atau tumbuh menyamping biasanya arah miringnya adalah menghadap sinar matahari.

Semua tanaman membutuhkan sinar matahari yang membantu proses fotosintesis dan pengiriman sari makanan di dalam tubuhnya. Kekurangan sinar matahari tak hanya membuat pertumbuhannya lambat, tapi juga membuat warna daun menjadi lebih gelap, cepat busuk.
96
Artikel tentang Tanaman Hias / Re:Lidah Mertua Memang Tajam
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada September 04, 2016, 07:28:54 PM »
Memang hanya jenis tanaman lidah mertua tentu yang dapat berbunga. Ini bunga dari lidah mertua

97
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Re:Cantik dengan Tanaman Rambat
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada September 04, 2016, 07:23:11 PM »
Hehehe, itu hanya contoh saja  ;D mungkin agan punya foto dan gambar tanaman rambat yg cantik silahkan dishare di sini dan berbagi dgn teman2  :)
98
Obrolan Ringan / Re:Stres? Coba Bercocok Tanam di Rumah!
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada September 04, 2016, 07:09:14 PM »
Setuju sama agan, sinkronasi yg sangat tepat  :D :D :D
99
Koleksi Foto Tanaman Hias / Re:Kuncup Bunga Raksasa di Pekarangan Saya
« Tulisan terakhir oleh pikachu22 pada September 01, 2016, 08:17:37 PM »
coba share fotonya gan, supaya kita bisa mengamati kuncup bunga raksasa milik agan
100
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Re:Cantik dengan Tanaman Rambat
« Tulisan terakhir oleh pikachu22 pada September 01, 2016, 08:12:17 PM »
Kok jadi terlihat seperti rumah tak berpenghuni ya hehehe, kurang rapi tuh  tanaman rambatnya
Halaman: 1 ... 8 9 [10]


Copyright © Forum Komunitas Tanaman Hias Indonesia