Forum Komunitas Tanaman Hias Indonesia



Tulisan Terbaru

Halaman: 1 ... 8 9 [10]
91
Artikel tentang Tanaman Hias / 5 Tanaman Spesial untuk Natal
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Desember 22, 2016, 03:13:37 AM »
Oleh: Nadia Felicia


Tak terasa, Natal sudah di depan mata. Dekorasi rumah untuk menyambut Natal pun sudah dimulai. Tidak hanya cemara, lho yang bisa digunakan. Tanaman kastuba, bunga lili, bunga sedap malam, dan bunga gladiol pun bisa dimanfaatkan. Berikut sekilas ulasan tentang tanaman-tanaman tersebut.


1. Kastuba

Kastuba (Poinsettia) banyak digunakan untuk menghias gereja terutama saat Natal. Nama latin bunga ini adalah Euphorbia Pulchorbiaceae merupakan tanaman tropik yang konon berasal dari Meksiko.

Kastuba memiliki kelebihan dibanding tanaman hias lainnya. Warna daunnya bisa berubah sesuai musim. Saat musim dingin atau sejuk, daun akan berwarna merah, jingga, atau putih. Tapi begitu dibawa ke daerah hangat atau panas, warna daun akan berubah menjadi hijau. Kastuba dibudidayakan di rumah kaca dengan setek. Tingginya bisa mencapai 60 cm-4 meter, daun berbentuk oval dengan panjang daun 7-16 cm.

Ada cerita mengapa daun kastuba masuk ke gereja. Konon, ada seorang anak dari keluarga tak mampu yang ingin sekali memberi hadiah persembahan kepada Tuhan Yesus. Ia teringat, jika memberikan hadiah untuk Tuhan dengan hati tulus, Tuhan pasti berkenan. Namun ia tak punya apa pun untuk dipersembahkan. Lalu, pada malam Natal, saat ia berjalan, datang malaikat yang menyuruhnya mengambil akar-akaran di pinggir jalan untuk dijadikan persembahan. Awalnya ia ragu, tetapi ia lakukan juga. Kemudian akar-akaran dan biji tadi ia taruh di altar gereja. Tiba-tiba bunga akar-akaran tadi berkembang dan berubah menjadi bunga kastuba dengan warna merah terangnya.


2. Cemara

Pohon ini sudah tentu sangat akrab dengan Natal. Selain memiliki kelebihan membuat suasana rumah jadi segar, cemara juga dikenal sebagai pohon yang kekal. Ini terbukti ketika musim salju tiba, pohon cemara tetap kokoh, meski pohon lain sudah banyak yang berguguran daunnya. Penggunaan pohon cemara sebagai dekorasi Natal kira-kira bermula pada abad 16 di Eropa, kemudian menyebar ke Amerika.

Cemara termasuk tumbuhan asli tropik bagian timur yang menyebar ke daerah tropis lainnya. Pohon bernama latin Casuarina junghuhniana ini memiliki banyak cabang yang hampir tegak lurus dengan batang utama dan daun berbentuk jarum. Tanaman ini tumbuh di hutan pegunungan pada ketinggian 1.400 - 3.100 meter di atas permukaan laut.


3. Lili Putih

Bunga lili putih berbentuk terompet, sering digunakan pada acara-acara gereja, termasuk ketika natal. Warna putih bunga ini cocok untuk Natal karena melambangkan kesucian. Tanaman ini bernama Latin Lilium longiflorum dan diduga berasal dari dataran tinggi di Jepang dan China. Bunga lili impor mempunyai kelebihan awet hingga 10 hari.

Lili biasanya ditempatkan di dalam vas bunga. Agar kelihatan cantik, Anda bisa memaduhiaskan bunga lili putih dengan lili merah. Sebelum dicampur, bersihkan dulu serbuk sari yang sering meninggalkan noda pada kelopak mahkota bunga. Tanaman ini termasuk terna (tumbuhan berbatang lunak), berumbi, dan tingginya bisa mencapai 1 meter. Bunganya ada di bawah ujung batang dan satu batang dapat menghasilkan 6-10 kuntum bunga. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik di ketinggian 250 meter di atas permukaan laut.


4. Sedap Malam

Mendengar nama bunga sedap malam memang sangat wangi. Sekarang bunga ini banyak digunakan sebagai pewangi dan penghias ruangan. Harganya pun tidak mahal, sekitar Rp 500 per bunga. Tetapi ketika Lebaran, Natal, Imlek, dan Tahun Baru, harganya bisa melonjak.

Bunga bernama latin Polianthes tuberosa L ini awalnya berasal dari Meksiko kemudian menyebar ke Eropa dan Asia. Sedap malam tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut. Kandungan mertil antanilat dalam bunga sering dimanfaatkan untuk campuran minyak wangi. Bagi yang mempunyai rumah besar, bunga sedap malam biasanya diletakkan di atas meja tamu. Untuk rumah kecil, bunga ini diletakkan di sudut ruangan yang dirangkai dengan bunga lainnya.


5. Gladiol

Bunga gladiol banyak dijual di toko-toko bunga Indonesia. Warnanya sangat beragam, mulai dari merah, putih, kuning, jingga, hingga merah muda. Tanaman ini pertama kali ditemukan sekitar tahun 1837, hingga kini banyak disuka wanita. Khusus untuk Natal, biasanya dipilih gladiol putih untuk menghiasi meja dan sudut ruangan. Nama Latin gladiol adalahh Gladiolus hybridus. Gladiol jenis terbaik di Indonesia adalah Hybrida Lemoinei. Ciri-cirinya, bunga berbentuk lonceng, berwarna merah, merah muda, jingga, kuning, dan putih. Tinggi pohon 50-80 cm, daun berwarna hijau kelabu, berbentuk pedang berlipat 2, memiliki umbi berlapis. Menjelang berbunga, akan tumbuh tangkai panjang di tempat keluarnya bunga. Tanaman ini akan lebih baik terkena sinar matahari karena bunganya akan terlihat terang dan cantik.

Selamat memilih bunga untuk Natalan!



Sumber Artikel: female.kompas.com
92
Obrolan Ringan / Cantik dan Murah, Rangkailah Bunga Sendiri di Rumah!
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Desember 19, 2016, 11:54:10 PM »
Oleh: Tabita Diela


Anda yang masih bingung dengan dekorasi rumah untuk menyambut sanak saudara di Hari Natal nanti bisa mencoba cara ini. Daripada mendekor rumah secara drastis, Anda hanya perlu memasukkan beberapa rangkaian bunga ke dalam rumah. Rumah lebih harum dan lebih cantik seketika.

Cara mudah dan sederhana untuk merangkai bunga hanya terdiri dari tiga panduan dasar. Cara ini akan menghasilkan rangkaian yang elegan. Berikut ini caranya.

Pertama, untuk membuat rangkaian bunga, Anda perlu membuat dasar yang akan menjadi "pigura" bagi rangkaian bunga. "Pigura" ini dibuat dengan menggunakan dedauan. Cobalah merangkai dedaunan dan membentuk rangkaian yang tidak simetris. Anda bisa mencoba membuat dedaunan tampak lebih rendah di bagian depan dan semakin meninggi di bagian belakang. Pastikan saja dedaunan ini tidak terlalu tebak agar masih tersedia ruang untuk bunga.

Kemudian, tambahkan bunga yang akan menjadi "wajah" bagi rangkaian Anda. Potong batang bunga-bunga dengan ketinggian berbeda.  Semakin ke belakang, pastikan tangkai bunga semakin tinggi. Tahap ini merupakan tahap yang paling menyenangkan karena Anda bekerja langsung dengan bunga-bunga berwarna-warni. Karena itu, gunakan waktu Anda sebaik mungkin dan cobalah bereksperimen.

Sumber: majalahasri.com

Terakhir, tambahkan aksen berupa batang-batang ramping dengan bunga mungil dan daun-daun kecil. Biarkan aksen ini seolah menyembul keluar di sela dedaunan dan bunga (lihat ilustrasi).

Tentu saja, Anda bisa bereksperimen sendiri dengan bentuk dan jenis buka kesukaan Anda. Selamat mencoba!



Sumber Artikel: Kompas.com
93
Artikel tentang Tanaman Hias / Mengenal Tanaman Kantung Semar, dan Kenapa Ia Bisa Memakan Serangga
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Desember 18, 2016, 08:17:47 PM »
Oleh: Endang Ermanto


Tanaman kantung semar (Nepenthes) adalah tanaman (tumbuhan) tropis pemakan serangga. Tanaman ini tergolong dalam keluarga Nepenthaceae, dan memiliki lebih dari 129 spesies yang tersebar di seluruh dunia.

Tidak diketahui dari mana tanaman kantung semar berasal, tapi kamu bisa menemui tanaman ini pada (hampir) setiap daerah, dari negara-negara berikut: Indonesia, Malaysia, Australia, Sri Lanka, Filipina, Republik Rakyat China, dan Madagaskar.

Tanaman kantung semar di Indonesia dapat kita temui pada (hampir) semua pulau, seperti: Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi Selatan, dan beberapa pulau lainnya.


Cara Tanaman Kantung Semar Bertahan Hidup

Tanaman kantung semar bertahan hidup dengan cara memakan serangga, yakni sebagai sumber asupan utama dalam memenuhi kebutuhan nitrogen.

Hal ini karena tanaman kantung semar memiliki enzim pencernaan khusus, yang dapat merombak protein pada tubuh serangga, unuk dijadikan senyawa peptida.
Kemudian senyawa peptida akan dirombak kembali menjadi senyawa asam amino -sumber nitrogen tanaman.

Daun kantung pada tanaman kantung semar memiliki susunan sell yang cukup unik, mulai dari bentuknya yang bulat dan menyerupai corong, hingga bagian dalam kantung yang berliku-liku.


Tanaman kantung semar menangkap serangga dengan cara mengeluarkan kelenjar madu pada bagian dalam kantung (untuk menarik perhatian serangga), kemudian bagian bibir kantung yang licin akan menjatukan setiap serangga yang hingga di atasnya (bibir daun).

Serangga yang telah terjatuh ke dalam kantung daun akan sulit keluar, karena telah basah oleh kelenjar madu, dan terjebak dalam susunan bentuk sell daun yang cukup rumit.



Sumber Artikel: Satujam.com
94
Obrolan Ringan / Sehatkan Kamar Mandi dengan Tanaman Hidup
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Desember 15, 2016, 04:00:52 AM »
Oleh: Rina Susanto

Sumber: spectrum-paint.com

Jika kamar mandi Anda mendapatkan sinar matahari yang cukup, tak ada salahnya jika Anda menghias salah satu sudutnya dengan tanaman.

Ada beberapa titik di kamar mandi yang bisa digunakan untuk menempatkan tanaman, seperti di dekat wastafel atau bisa juga membuat taman kecil di pinggir kamar mandi.

Tanaman-tanaman ini tentunya tak hanya membuat kamar mandi Anda terasa lebih hidup dan juga indah, tapi juga bermanfaat untuk menyegarkan kondisi udara di kamar mandi.

Berikut adalah pilihan jenis tanaman yang dapat mempercantik kamar mandi Anda.


Lidah buaya
Sumber: terastamanrumah.blogspot.co.id

Letakkan lidah buaya di dalam pot, kemudian tempatkan di dekat bathub. Lidah buaya dipercaya mampu menyerap racun di udara sehingga membuat udara menjadi lebih bersih, segar, sekaligus membantu menghilangkan bau tak sedap. di dalam kamar mandi.

Anda pun bisa langsung memetiknya jika ingin menggunakan sari buahnya sebagai masker rambut.


Devil’s ivy
Sumber: interiorkantor.com

Nama lainnya sirih gading. Jenis tanaman ini bisa bertahan tanpa harus menggunakan media tanah sebagai tempat tinggalnya. Anda bisa meletakkan batangnya yang berdaun lebat di dalam vas atau stoples yang hanya diisi air bersih.

Ganti airnya setiap 2 hari untuk mencegah timbulnya jentik nyamuk. Letakkan sirih gading di dekat jendela kamar mandi. Salah satu keuntungan lainnya, tanaman ini juga bisa bertahan dengan pencahayaan matahari yang kurang terang.


Bunga aster
Sumber: bukalapak.com

Selain indah, bunga aster dapat menghasilkan oksigen lebih banyak sehingga membuat area kamar mandi menjadi lebih segar. Namun, aster cenderung membutuhkan sinar matahari yang cukup.

Jadi sebaiknya keluarkan tanaman ini setiap pagi dan sore untuk mendapatkan sinar matahari, baru sesudahnya Anda bisa meletakkannya kembali di dalam kamar mandi.


Peace lily
Sumber: bibitbunga.com

Warna daunnya yang hijau pekat kontras dengan bunganya yang berwarna putih bersih membuat peace lily seakan memberikan cahaya lembut di kamar mandi Anda.

Sama halnya dengan aster, peace lily dipercaya memberikan asupan oksigen lebih banyak asal diletakkan di area yang mendapatkan cukup sinar matahari. Sebaiknya letakkan peace lily di dekat jendela kamar mandi atau keluarkan sebentar saat pagi hari.


Philodendron
Sumber: bibitbunga.com

Sekilas bentuk daunnya mirip dengan daun sirih namun lebih hijau dan tebal. Philodendron juga dapat hidup di dalam vas yang tidak memerlukan tanah, cukup diberikan air bersih saja.

Manfaat lainnya, tanaman ini dapat menyerap polutan di udara sehingga membuat udara tetap nyaman untuk dihirup.




Sumber Artikel: Liputan6.com
95
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Mengurus Tanaman di Musim Penghujan
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Desember 14, 2016, 09:37:52 PM »
Sumber: render.fineartamerica.com



Musim penghujan akhirnya kembali datang. Anda tak perlu lagi khawatir akan pasokan air tanah dan bahaya kekeringan.

Sayangnya, musim penghujan juga seringkali membuat aktivitas Anda tertunda, termasuk dalam hal bercocok tanam. Karena memang, tidak semua tanaman dapat menahan curah hujan yang tinggi.

Namun, membiarkan tanaman di dalam rumah begitu saja juga berbahaya bagi tanaman tersebut. Ada beberapa hal sebaiknya Anda perhatikan ketika mulai bercocok tanam di musim penghujan seperti sekarang. Jangan sampai Anda lengah dan membuat tanaman terbenam dalam air hujan.


Merawat tanaman di musim penghujan

Untuk tanaman yang berada di taman, pastikan Anda memberikan jalan untuk aliran air. Dengan cara ini, air tidak akan tersumbat dan menggenangi tanaman Anda.

Jangan lupa mengecek saluran air, gorong-gorong, atau got di sekitar rumah Anda. Selain itu, sering-seringlah memangkas tanaman Anda ketika musim hujan. Pemangkasan ini memiliki fungsi untuk mengurangi kelembaban mikro di dalam tanaman.


Pangkas daun muda

Pangkaslah daun muda yang tumbuh mengarah ke dalam batang tanaman. Biasanya, daun muda ini sering disebut dengan istilah tunas wiwilan.

Sumber: malangvoice.com

Hindari pembusukan

Saat hujan, Anda juga perlu sedikit mengurangi media tanam. Pengurangan ini bertujuan untuk menghindari pembusukan pada akar dan batang. Nanti, ketika musim kemarau tiba, Anda dapat menambah kembali media tanam.


Pemupukan

Anda juga tetap perlu memberikan pupuk bagi tanaman Anda. Pemberian pupuk NPK tergolong mudah sehingga tidak ada alasan untuk "melewatkan" proses ini.

Anda hanya perlu memendam pupuk tersebut pada media tanam sejauh 15 cm dari batang tanaman. Pupuk ini akan larut dengan sendirinya ketika terkena air hujan.


Menggemburkan tanah

Jangan lupa juga untuk menggemburkan dan menyiangi tanah. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki sifat tanah dan porositasnya.

Terakhir, pastikan Anda menaruh pot tanaman Anda tersebut lebih tinggi dari permukaan tanah. Fungsinya agar tanaman terhindar dari genangan air. Dengan menghindari genangan air, taman akan juga terhindari dari kebusukan.



Sumber Artikel: Kompas.com
96
Artikel tentang Tanaman Hias / Kastuba, Tanaman Natal Penuh Legenda dari Meksiko
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Desember 12, 2016, 10:40:52 PM »
Oleh: Benedikta Desideria

Sumber: bibitbunga.com

Baru sekitar lima hingga enam tahun tanaman Kastuba atau poinsettia (Euphorbia pulcherrima) jadi salah satu tanaman dekorasi Natal paling dicari di Indonesia. Paduan warna cantik, merah menyala dan hijau tua pas untuk semarakkan perayaan Natal. Tanaman yang disebut juga dengan Bunga Denok, Godong Racun, dan Pohon Merah ini bisa tumbuh subur di daerah dingin seperti Puncak dan Pamulang. Namun, kastuba termasuk tanaman yang mampu beradaptasi dengan baik, di dataran rendah pun ia bisa hidup maksimal dengan tinggi hingga 50 cm.

Sebenarnya tak cuma warna merah dan hijau, berkat teknologi ada juga kastuba warna pink, putih, krem, putih kuning kehijauan. Meskipun baru beberapa tahun dikenal di Indonesia, sebenarnya tanaman yang dikenal dengan Flores de Noche Buena atau Flowers of the Holy Night ini sudah melebarkan sayap dari negeri asalnya, Meksiko pada tahun 1800-an. Menurut American Phytopathological Society, tanaman ini dibawa dari Meksiko ke Amerika Serikat oleh Joel Pointsett di tahun 1825.

Sumber: alchetron.com

Pointsett yang duta besar AS untuk Meksiko adalah seorang botanis mengenalkan tanaman ini ke kampung halamannya di South Carolina.

Satu abad kemudian, tanaman yang saat di Meksiko digunakan sebagai obat ini, oleh sebuah keluarga petani di California berpikir bahwa paduan warna merah dan hijau Kastuba pasti akan laris manis dijual.

"Albert Ecke dan putranya, Paul Ecke, kemudia membawa tanaman ke pasar dan mengembangkan tanaman ini hingga terkenal seperti sekarang, yang cocok sebagai dekorasi saat Natal," kata salah satu penjual tanaman besar di Amerika Serikat Susie Bachman


Ada juga legenda yang beredar di Meksiko dalam buku anak-anak Tomie dePaola yang menyinggung hubungan tanaman cantik ini dengan Natal. Dalam cerita tersebut dikisahkan ada seorang gadis kecil miskin bernama Pepita membawa beberapa tanaman liar sebagai hadiah kepada Yesus di malam Natal.

Meskipun sederhana, sepupunya mengatakan bahwa tanaman itu akan jadi hadiah paling bagus jika diberikan dengan cinta. Ternyata, tanaman tersebut pun berubah jadi merah. Sejak itulah Kastuba jadi tanaman ikonik di Hari Natal.



Sumber Artikel: Liputan6.com

97
Trip & Trik Memelihara Tanaman / Menanam Dan Budidaya Bunga African Violet
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Desember 08, 2016, 04:00:09 AM »
Oleh: Iskandar Muda


African violet atau bunga violet afrika masih jarang ditemui ditanam di pekarangan rumah/taman. Biasanya tanaman ini sering ditanam di dalam pot-pot/polybag. Sebab tanaman ini tergolong tanaman rumpun kecil. Jadi saat ditanam di tanah akan cenderung merunduk ke tanah. Bunga ini memiliki warna sesuai namanya, violet/ungu dan berdaun hijau keunguan. Bunga violet afrika sangat mudah di tanam dan juga perawatannya sederhana. Jika anda tertarik menanamnya, silahkan baca panduan berikut ini:

Pembibitan
Seperti kenanyakan tanaman rumpun, violet afrika diperbanyak melalui vegetatif, yakni pemisahan rumpun anakan. Pisahkan rumpun anakan yang akan dijadikan bibit beserta akarnya. Pisahkan dengan hati-hati jagan sampai akar, batang, dan daunnya rusak. Simpan bibit sementara di tempat lembab dan basah.

Penanaman
Siapkan media tanam berupa tanah yang dicampur dengan pupuk kandang/kompos (1:1) dan dicampur sampai merata. Tanam bibit yang sudah disiapkan dalam media tanaman sampai semua akarnya tertutup media tanam. Beri tekanan sedikit pada tanah di sekitar timbunan agar tanaman berdiri kuat. Berikan sedikit air agar tanaman tumbuh segar.

Perawatan
African violet sangat mudah perawatannya, cukup dengan disiran secukupnya secara rutin sehari sekali agar bunga tetap segar. Selebihnya bunga ini perlu diberikan nutrisi berupa pupuk cair yang bisa diberikan dengan cara disiramkan atau disemprotkan pada tanaman.



Sumber Artikel: Satujam.com
98
Obrolan Ringan / Kaktus Ternyata Bisa Dimakan, Ini Manfaatnya!
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Desember 07, 2016, 08:58:21 PM »
Oleh: Dian Maharani

Sumber: sidomi.com

Mendengar kata "kaktus", yang terlintas adalah sebuah tanaman di gurun. Tanaman berduri ini biasanya juga hanya menjadi tanaman hias di rumah. Bahkan, tanaman ini dijauhi karena durinya yang tajam jika tersentuh.

Tetapi, kaktus ternyata bisa dimakan, meski tak semua jenisnya bisa dikonsumsi. Makanan kaktus sudah sangat populer di beberapa negara di Amerika Latin, seperti Meksiko. Ada puluhan jenis kaktus yang digunakan untuk makanan.

Tak sekedar bisa dimakan, di balik durinya yang tajam, kaktus ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan. Berikut manfaat kaktus:

1. Mengurangi efek buruk karena mabuk

Minum minuman keras sampai mabuk bisa berefek buruk bagi tubuh. Makan kaktus ternyata bisa membantuk mengurangi efek buruk karena mabuk.

Kaktus bermanfaat sebagai antioksidan dan mengandung vitamin C, E, A, zat besi, kalsium, hingga karotenoid yang membantu meredakan peradangan dalam tubuh.

"Ini mengandung flavonoid dan fenolik, suatu fitokimia yang banyak ditemukan dalam tanaman untuk obat. Fitokimia bersifat antioksidan," ujar dokter spesialis pengobatan kanker integratif di Atlanta, Jonathan Stegall.

Penelitian konsumsi kaktus untuk mengatasi orang-orang yang konsumsi alkohol berlebihan pernah dilakukan tahun 2004 di New Orleans.


2. Menurunkan Kolesterol

Jenis kaktus Nopal yang juga dikenal kaktus pir berduri dinilai dapat menurunkan kadar Kolesterol karena mengandung serat dan pektin. Para peneliti Prancis pernah melakukan penelitian di tahun 2007 mengenai dampak daun kaktus terhadap 68 pasien yang menderita sindrom metabolik.

Setelah empat minggu, LDL atau Kolesterol jahat dan trigliserida menurun, sementara HDL atau Kolesterol baik meningkat. Kaktus juga dipercaya dapat menurunkan risiko sakit jantung.


3. Menurunkan gula darah

Kabar baik untuk pengidap diabetes. Kaktus pir berduri juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah, terutama bagi pasien diabetes tipe 2. Seorang ahli gizi dan kebugaran, doker Swapan Banerjee mengatakan, daun kaktus atau buahnya bisa mengobati diabetes.

"Mengejutkan, kaktus bisa mengontrol glikemik (kurang dari 140 mg/dl) yang jarang terjadi ketika konsumsi obat konvensional untuk menurunkan gula darah," kata Swapan.

Serat dan pektin bisa meminimalkan penyerapan gula dalam perut dan usus sehingga gula darah terkontrol. Selain itu, juga melindungi hati dari oksidasi dengan meningkatkan sensitivitas insulin.


4. Menurunkan berat badan

Ekstrak kaktus yang dijadikan suplemen dapat membantu penurunan berat badan karena bertindak sebagai diuretik. Dalam sebuah penelitan pada tikus 2010, konsumsi suplemen kaktus menurunkan berat badan sebanyak 20 persen. Hasil baiknya, ekstrak kaktus tidak menguras mineral tubuh dan justru memberikan efek antioksidan.


5.Melindungi sel otak

Kaktus Nopal dipercaya memiliki sifat antiinflamasi. Dengan begitu, para peneliti percaya kaktus bisa mengurangi kerusakan radikal bebas pada sel-sel otak.

Kandungan quercetin, dihydroquercetin, dan quercetin tri-metil eter efektif melindungi sel otak pada tikus berdasarkan penelitian tahun 2003. Sebagai antioksidan aktif, kaktus dapat menangkal pembentukan radikal bebas dalam sel-sel otak.


6.Menangkal sek kanker

Daun kaktus juga sebagai antioksidan dipercaya dapat membantu melindungi sel-sel sehat dari kerusakan oleh radikal bebas. Dalam sebuah penelitian tahun 2009, para peneliti mengevaluasi efek dari daun kaktus pada sel yang diekstrak dari payudara, prostat, usus besar, dan kanker hati.

Fitokimia dalam daun kaktus ditemukan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Para peneliti akan melakukan studi in vivo atau pada manusia untuk memastikan efek konsumsi daun kaktus.



Sumber Artikel: Kompas.com dan Medical Daily
99
Obrolan Ringan / Contoh Surat
« Tulisan terakhir oleh kiukiu123 pada Desember 07, 2016, 03:46:57 AM »
Surat kuasa tidak bisa dilepaskan dari hal administrativ, apalagi itu menyangkut masalah yang penting seperti surat pengambilan paspor, paspor adalah dokumen yang penting dan biasanya diurus dan diambil oleh pemilik langsung. Bagaimana membuat surat ini? lihat cara-buat-surat(dot)blogspot(dot)com
100
Obrolan Ringan / Re:Manfaat Almond untuk Otak
« Tulisan terakhir oleh diankrisechan pada Desember 06, 2016, 07:37:32 PM »
mantap gan.... makasih utk tambahan infonya  :) :)
Halaman: 1 ... 8 9 [10]


Copyright © Forum Komunitas Tanaman Hias Indonesia